Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Warga Medan Terpapar Omicron, Sudah 7 Orang Menjalani Tes, 2 di Antaranya Negatif

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumatra Utara Ismail Lubis, mereka telah melakukan tracing atau pelacakan kontak. Setidaknya sudah tujuh orang yang melalui tes Covid-19.
Nanda Fahriza Batubara
Nanda Fahriza Batubara - Bisnis.com 29 Desember 2021  |  16:08 WIB
Ilustrasi hasil tes Covid-19 varian Omicron - The Guardian
Ilustrasi hasil tes Covid-19 varian Omicron - The Guardian

Bisnis.com, MEDAN - Seorang lelaki asal Kota Medan, Sumatra Utara, terpapar varian Omicron. Lelaki berusia 37 tahun itu dinyatakan positif terpapar berdasar hasil tes pada Minggu (26/12/2021) lalu saat berada di Jakarta. Yang bersangkutan kini sedang menjalani isolasi di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumatra Utara Ismail Lubis, mereka telah melakukan tracing atau pelacakan kontak. Setidaknya sudah tujuh orang yang melalui tes Covid-19.

"Untuk kemarin yang di Kota Medan ada dua orang yang kami tracing. Kemudian hari ini di Deliserdang ada lima orang. Sekitar lima atau enam orang, tapi belum ada laporan pasti kepada saya," kata Ismail kepada Bisnis.com, Rabu (29/12/2021).

Saat ini, hasil tes terhadap dua warga Kota Medan yang merupakan teman pasien sudah keluar. Hasilnya, mereka dinyatakan negatif Omicron.

"Kalau yang dua orang kemarin (di Medan), sudah di-swab. Hasilnya negatif. Yang dua ini merupakan teman dari pasien positif," kata Ismail.

Varian Omicron yang memapar seorang warga Kota Medan berasal dari transmisi lokal. Sebab, pasien yang bersangkutan tercatat tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri maupun berkontak dengan pelaku perjalanan luar negeri.

Oleh karena itu, Ismail menduga lelaki itu tertular saat bertemu dengan tekan bisnisnya di Jakarta.

"Kalau yang kami tahu, dia kan pebisnis di Jakarta. Mungkin dia bertemu dengan orang, kemungkinan dia bertemu dengan rekan bisnis di Jakarta," ujar Ismail.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Pemko Medan Mardohar Tambunan tidak memberi respons setelah berulang kali ditanya mengenai warganya yang terpapar Omicron.

Hingga Rabu (29/12/2021), total kasus varian Omicron di Indonesia melonjak jadi 68 orang setelah terdapat tambahan 21 kasus baru.

Menurut Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, 21 kasus varian Omicron tersebut disebabkan penularan oleh pelaku perjalanan luar negeri. Terbanyak dari Arab Saudi, Turki dan Uni Emirat Arab.

"Tadi pagi ada 21 orang. Jadi totalnya 68," ujar Budi di Jakarta.

Sebelumnya, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengumumkan kasus perdana transmisi lokal varian Omicron pada Selasa (28/12/2021) lalu.

Pasien yang dinyatakan terpapar varian Omicron itu merupakan seorang lelaki asal Kota Medan, Sumatra Utara.

Menurut Siti, lelaki itu berusia 37 tahun dan tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri kurun beberapa bulan terakhir. Dia juga tercatat tidak pernah melakukan kontak erat dengan pelaku perjalanan luar negeri.

Pasien tersebut diketahui melakukan perjalanan dari Medan ke Jakarta tiap satu bulan sekali bersama istrinya.

Kunjungan terakhir mereka ke Jakarta tercatat pada Senin (6/12/2021) lalu. Kemudian pada Jumat (17/12/2021), keduanya sempat mengunjungi suatu restoran di Mall Astha District 8 SCBD.

Pada Minggu (19/12/2021), lelaki itu sempat melakui tes antigen saat hendak balik ke Medan. Hasilnya, dia dinyatakan positif Covid-19. Sedangkan istrinya dinyatakan negatif.

Setelah itu, lelaki tersebut melalui tes PCR pada Senin (20/12/2021). Dan setelah dilakukan pemeriksaan di laboratorium Genomik Solidaritas Indonesia (GSI), yang bersangkutan dinyatakan positif varian Omicron pada Minggu (26/12/2021).

Usai diketahui terpapar varian Omicron, lelaki itu langsung menjalani isolasi di Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta.

Menurut Siti, kasus ini merupakan transmisi lokal pertama varian Omicron. Pasien yang bersangkutan tidak mengalami gejala.

"Pengendalian infeksi di rumah sakit itu lebih baik dan akan lebih ketat pengawasannya. Oleh karena itu, kami membawa yang bersangkutan ke rumah sakit RSPI," ujar Siti.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top