Bisnis.com, PALEMBANG -- PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik di Sumatra Selatan, Jambi dan Bengkulu aman menjelang momen Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sumatra Selatan, Jambi dan Bengkulu (S2JB) Bambang Dwiyanto mengatakan pihaknya siaga dengan menyiapkan posko Natal dan Tahun Baru hingga 2 Januari 2021.
“Kami standby ketika ada kendala atau gangguan yang dialami masyarakat tim langsung menangani dalam waktu yang tidak terlalu lama,” katanya, Jumat (17/12/2021).
Selama Natal dan Tahun baru 2022, kata Bambang, PT PLN (Persero) menyiagakan 223 posko di tiga provinsi.
Selain itu perseroan juga mengerahkan 2.768 petugas pelayanan teknik, 143 unit mobil, 232 motor, 7 unit crane, 26 unit genset, 56 gardu bergerak.
“Ada juga dua tim pekerja dalam keadaan bertegangan (PDKB) yang menyentuh langsung dan empat tim PDKB yang berjarak,” katanya.
Menurut dia, berdasarkan prediksi pada saat tahun 2022 beban puncak akan turun sekitar 25% hingga 30% dari beban puncak yang tercatat saat ini.
Hal ini disebabkan industri dan bisnis mulai libur selama periode tahun baru. Dia mengatakan industri dan sektor bisnis merupakan penyumbang konsumsi listrik terbesar
“Cadangan pasokan listrik sangat cukup karena kami prediksi aktivitas bisnis dan Industri sudah mulai menurun, kan mereka libur,” katanya.
Bambang menegaskan tidak ada pemadaman bergilir selama periode Natal dan Tahun Baru, kecuali jika ada gangguan dari cuaca.
“Supaya masyarakat yang merayakan Natal bisa dengan tenang merayakannya,” kata Bambang.
Bambang mengimbau masyarakat menggunakan keperluan listrik secara bijak dan dan memaksimalkan kelistrikan secara produktif.
“Kami juga mohon support dari masyarakat jika dahan dan ranting pohon jika sudah menyentuh atau mengganggu jaringan relakan untuk dipangkas, agar tidak mengganggu aliran listrik,” paparnya.