Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dishub Riau Masih Tunggu Aturan Pengetatan Jalur Darat dan Laut

Kadishub Riau Andi Yanto mengatakan hingga kini belum ada surat edaran dari Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub tentang aturan teknis pemeriksaan orang yang masuk dan keluar dari jalur darat.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 27 Oktober 2021  |  13:37 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, PEKANBARU-- Dinas Perhubungan Provinsi Riau mengakui sampai saat ini belum ada aturan terkait pengetatan jalur masuk dan keluar wilayah Riau lewat darat dan laut.

Kadishub Riau Andi Yanto mengatakan hingga kini belum ada surat edaran dari Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub tentang aturan teknis pemeriksaan orang yang masuk dan keluar dari jalur darat.

"Kalau yang laut dan darat kami belum mendapatkan surat edarannya untuk pengetatan orang masuk dan keluar, kalau udara kan sudah ada aturan yang baru," ujarnya Rabu (27/10/2021).

Menurutnya saat ini pihaknya masih menunggu surat dari Dirjen Perhubungan Darat, karena saat ini sejumlah wilayah Provinsi Riau telah berada di status PPKM Level 2, dan untuk aturan pergerakan orang diputuskan oleh pemerintah pusat, bukan pemda.

Dia mengakui untuk lalu lintas di darat dan laut di Riau masih didominasi oleh orang antar kabupaten kota setempat, sehingga tidak perlu menunjukkan surat negatif PCR. Apalagi untuk jalur laut di Riau, tidak ada yang dari Jawa - Bali, hanya antar kabupaten kota.

Andi mengatakan sejauh ini pengetatan orang masuk dan keluar antar daerah baru dilakukan di bandara. Sedangkan untuk jalur laut dan darat masih menunggu aturan baru dari Kementerian Perhubungan.

"Kalau pengetatan tetap dilakukan, itulah yang dilakukan di bandara, yang masuk lewat jalur udara, semua sudah ada aturan dan ketentuan nya, kami hanya menjalankan ketentuan itu."


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau Covid-19
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top