Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Banjir Rendam 40 Unit Rumah di Kabupaten Nias, Ini Penyebabnya Versi BPBD

Kajian inaRISK menunjukkan Kabupaten Nias memiliki potensi bahaya banjir pada tingkat sedang hingga tinggi yang berdampak pada enam kecamatan.
Nanda F Batubara
Nanda F Batubara - Bisnis.com 25 Oktober 2021  |  16:05 WIB
Banjir merendam sejumlah rumah di Dusun 3 Desa Tetehosi, Kecamatan Idano Gawo, Kabupaten Nias, Senin (25/10/2021).  - BNPB
Banjir merendam sejumlah rumah di Dusun 3 Desa Tetehosi, Kecamatan Idano Gawo, Kabupaten Nias, Senin (25/10/2021). - BNPB

Bisnis.com, MEDAN - Setidaknya 40 unit rumah terendam Banjir di Dusun 3 Desa Tetehosi, Kecamatan Idano Gawo, Kabupaten Nias, Sumatra Utara, Senin (25/10/2021).

Menurut Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari, banjir ini disebabkan meluapnya Sungai Mezawa usai dilanda hujan dengan intensitas tinggi.

Petugas mengimbau masyarakat setempat agar meningkatkan kewaspadaan. Caranya bisa melalui pantauan prakiraan cuaca dari BMKG serta kajian risiko bencana wilayah sekitar melalui inaRISK.

"Apabila telah terjadi banjir, waspada terhadap arus bawah, saluran air serta kubangan. Segera matikan jaringan listrik dan jangan menyentuh peralatan yang bermuatan listrik ketika berada di sekitar lokasi banjir," imbau Muhari.

Muhari mengingatkan warga agar tetap mengikuti instruksi pihak berwenang terkait penanganan darurat banjir.

"Amankan barang serta rumah ketika harus melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman," katanya.

Berdasar informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nias, banjir terjadi sejak Minggu (24/10/2021) pukul 14.00 WIB.

Rumah yang terdampak banjir berada di Dusun 3 Desa Tetehosi, Kecamatan Idano Gawo, Kabupaten Nias.

Saat ini, cuaca di sekitar lokasi sudah mulai cerah. BPBD Kabupaten Nias melakukan monitoring dan berkoordinasi dengan pihak terkait serta melakukan persiapan untuk meninjau langsung lokasi terdampak.

Kajian inaRISK menunjukkan Kabupaten Nias memiliki potensi bahaya banjir pada tingkat sedang hingga tinggi yang berdampak pada enam kecamatan.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) turut mengeluarkan peringatan dini hujan lebat yang berpotensi menyebabkan banjir dan tanah longsor di wilayah pegunungan, lereng timur dan pesisir timur Sumatera Utara pada 24 Oktober 2021.

Adapun prakiraan cuaca tiga harian per 24 hingga 26 Oktober 2021 menunjukkan wilayah Provinsi Sumatra Utara berawan dan hujan ringan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir sumut
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top