Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Musi Banyuasin Mulai Salurkan Bantuan Beras dan Bansos Tunai

Adapun bantuan tersebut berupa beras program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan bantuan sosial tunai (BST).
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 30 Juli 2021  |  16:02 WIB
Musi Banyuasin Mulai Salurkan Bantuan Beras dan Bansos Tunai
Bupati Kabupaten Musi Banyuasin Dodi Reza Alex (tengah) meninjau beras PPKM yang disalurkan untuk keluarga penerima manfaat di kabupaten itu. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, PALEMBANG -- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, mulai menyalurkan bantuan yang bersumber dari pusat bagi masyarakat terdampak Covid-19.

Adapun bantuan tersebut berupa beras program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan bantuan sosial tunai (BST).

Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex mengatakan bantuan beras PPKM ditujukan kepada keluarga penerima manfaat (KPMP) dalam Program Keluarga Harapan (PKH).

“Bantuan beras tersebut paling tidak dapat meringankan beban masyarakat, walaupun dalam kondisi terbatas tapi kita berupaya untuk memberikan bantuan,” katanya, Jumat (30/7/2021). 

Dodi memaparkan total penerima bantuan baik beras PPKM maupun BST adalah sebanyak 25.552 KPM.

Menurut Dodi, Pemkab Muba juga berupaya mendampingi dan memberi bantuan tambahan yang bersumber dari kocek APBD kabupaten itu.

“Sebetulnya dana tersebut untuk pembangunan Muba, namun karena kondisi pandemi maka [dialihkan] untuk bansos bagi masyarakat,” katanya.

Menurutnya, bantuan dari Kementerian Sosial tersebut tidak cukup untuk semua warga yang terdampak PPKM. Sehingga, pemkab menilai perlu ada nya dukungan bantuan beras dari APBD.

“Selain itu juga bantuan program kesehatan berupa tambahan fasilitas kesehatan temasuk untuk membantu pasien-pasien yang sedang isoman,” ujarnya.

Dodi memaparkan pandemi Covid-19 yang telah berlangsung hampir dua tahun, membawa perubahan pada berbagai aspek kehidupan.

Salah satunya PPKM, yang diikuti dampak sosial ekonomi yang timbul dan dirasakan masyarakat.

“Akibatnya, tak sedikit masyarakat di Kabupaten Muba yang merasakan semakin sulitnya memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muba, Ibnu Saat, mengatakan penyaluran bantuan melalui skema by name by address.

“Penyaluran akan diawasi pihak kecamatan dan pemerintah desa setempat, secara merata dibagikan ke 15 kecamatan di Muba,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumsel Covid-19
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top