Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ratusan Petani Lada di Lampung Dilatih Genjot Produksi

Pemprov Lampung melalui Dinas Perkebunan menggelar pelatihan budi daya lada yang bertujuan memacu tingkat produktivitas.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Juni 2021  |  01:33 WIB
Tanaman lada - Antara
Tanaman lada - Antara

Bisnis.com, BANDAR LAMPUNG – Dinas Perkebunan Provinsi Lampung mencatat 781 orang petani di Lampung menjalani pelatihan budi daya lada untuk meningkatkan produktivitas.

"Tercatat 781 orang petani telah menjalani pelatihan budi daya lada agar meningkatkan produktivitas," kata Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung Achmad Chrisna Putra di Bandar Lampung pada Senin (21/6/2021).

Dia menjelaskan 781 orang petani itu menjalani pelatihan cara budi daya yang baik, cara pemasaran, dan bimbingan pelaksanaan ekspor.

"Pelatihan bagi petani lada tersebut dilakukan bekerja sama dengan BPTP [Balai Proteksi tanaman perkebunan], dan Balitbang," ucapnya.

Menurutnya, produktivitas komoditas lada Lampung saat ini cukup rendah dengan 1 hektare lahan perkebunan hanya dapat menghasilkan 0,7 kuintal.

Hal tersebut, menurut dia, terjadi karena kurangnya pemeliharaan tanaman seperti pemupukan, pengelolaan tiang panjat, irigasi kebun serta akibat berkembangnya penyakit busuk pangkal batang (BPB) dan serangan hama penggerek batang.

"Produksi perkebunan lada masih rendah hanya 0,7 kuintal per hektare, sedangkan potensi lada Lampung cukup besar, jadi kita akan berusaha meningkatkan," katanya.

Dia mengatakan ditargetkan setelah adanya revitalisasi dan pendampingan kepada petani lada Lampung produksi lada Lampung dapat meningkat mencapai 1,2 hingga 1,6 ton per hektare.

"Target 1,3 hingga 1,6 ton per hektare setelah adanya revitalisasi ini, dan kita dorong pula komoditas andalan Lampung ini dapat diekspor," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lampung lada

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top