Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vaksinasi Massal di JSC Menuai Pujian Mendagri Tito

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut vaksinasi massal di Jakabaring Sport City atau JSC Palembang patut menjadi role model pelaksanaan kegiatan serupa di daerah lain.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 31 Maret 2021  |  20:21 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru (dari kiri) mendampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat meninjau vaksinasi massal di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang.  - Istimewa
Gubernur Sumsel Herman Deru (dari kiri) mendampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat meninjau vaksinasi massal di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. - Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut vaksinasi massal di Jakabaring Sport City atau JSC Palembang patut menjadi role model pelaksanaan kegiatan serupa di daerah lain.

Hal tersebut disampaikan menteri dalam negeri (Mendagri) saat meninjau gerakan vaksinasi nasional yang digelar Kementerian Kesehatan bersama Grab Indonesia di Dining Hall JSC, Rabu (31/3/2021).

“Vaksinasi massal di sini tidak terlihat kerumunan dan penumpukan peserta, sangat berbeda dengan beberapa daerah lain yang saya lihat, ini bisa jadi contoh untuk diikuti kabupaten/kota di Sumsel maupun daerah di luar,” kata Tito.

Menurut dia, dalam pelaksanaan vaksinasi secara massal memang perlu adanya integrasi antara penerapan sistem online dan manual. Dengan sistem online juga dapat memangkas waktu atau proses vaksinasi yang diikuti masyarakat.

“Saya melihat flow di sini sangat teratur dan terorganisir. Kemudian keluar masuknya juga begitu teratur. Mekanisme interview dan pengisian formulir dilakukan secara online,” ujarnya.

Selama ini, kata Tito, proses interview keadaan calon yang akan divaksin memakan waktu lama begitu juga saat pengisian form registrasi sehingga keadaan menjadi cukup ramai. Dengan sistem pengisian di luar secara online ini diakuinya merupakan terobosan yang sangat tepat agar protokol kesehatan tetap terjaga. 

“Lokasinya juga memadai di Jakabaring dan ini bisa menjadi role model bagi daerah lain di Indonesia yang akan melaksanakan vaksinasi massal,” katanya.

 Tito menambahkan terkait target vaksinasi, pemerintah berharap paling lambat Desember 2021 mendatang sedikitnya 2 per 3 penduduk sudah memiliki antibodi. 

Sementara itu Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan saat ini tingkat kesembuhan Covid-19 di Sumsel cukup tinggi, mencapai 88,3%. Ia meyakini pelaksanaan vaksinasi dapat mempercepat pemulihan ekonomi dan aktivitas sosial masyarakat.

Deru menjelaskan, dalam dua bulan terakhir tidak ada lagi kab/kota yang berada pada zona risiko tinggi atau zona merah untuk penularan Covid-19 atau zona merah. Begitu juga untuk daerah dengan risiko penularan sedang atau oranye yang terus berkurang. 

Terkait upaya penanganan Covid-19, Pemprov saat ini terus menekankan pada upaya 3T (tracing, testing dan treatment). 

“Kami juga meningkatkan dispilin 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun /handsanitizer serta upaya vaksinasi Covid-19 bagi penduduk di atas 18 tahun,” kata dia.

 

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumsel
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top