Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Produksi Padi Lampung Meningkat 22 Persen

Produksi padi Provinsi Lampung sepanjang tahun lalu meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan tren kenaikan itu diprediksi berlanjut pada 2021.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Maret 2021  |  02:32 WIB
Ilustrasi pekerja sedang menanam padi. - Reuters
Ilustrasi pekerja sedang menanam padi. - Reuters

Bisnis.com, BANDAR LAMPUNG – Produksi padi di Provinsi Lampung mencapai 2,6 juta ton gabah kering giling (GKG) sepanjang tahun lalu, kata Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS).

"Berdasarkan angka tetap BPS, produksi sebanyak itu terdapat peningkatan 22 persen dibandingkan dengan 2019," kata Arinal di Bandar Lampung pada Jumat (26/3/2021).

Menurut dia, tren peningkatan produksi padi ini akan terus berlanjut tahun ini, terutama periode Januari-April. Berdasarkan angka sementara BPS Provinsi Lampung, produksi padi telah naik 66 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Pencapaian tersebut menempatkan Lampung pada posisi kelima produsen beras nasional sekaligus membuktikan bahwa provinsi tersebut mampu menjadi lokomotif pembangunan pertanian nasional.

Selain sektor pertanian, menurut dia, Provinsi Lampung juga telah banyak menorehkan capaian kemajuan pembangunan. Berbagai capaian itu ditunjukkan melalui indikator makro antara lain pertumbuhan ekonomi Lampung yang hanya terkontraksi 1,67 persen selama pandemi Covid-19.

"Pencapaian ini lebih baik dibandingkan dengan nasional yang terkontraksi lebih dalam yaitu minus 2,07 persen," tambahnya.

Provinsi Lampung, lanjutnya, memiliki begitu banyak keunggulan komparatif baik secara geostrategis, demografis, dan kekayaan alam.

Dia memastikan segala keunggulan ini harus dapat dimanfaatkan secara baik dan dioptimalkan untuk memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat Lampung.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membangun konsolidasi, koordinasi, dan komunikasi dengan semua elemen untuk mengeksplorasi kondisi terkini pembangunan Provinsi Lampung.

"Langkah dan upaya yang telah dilakukan memperoleh hasil positif bagi pembangunan Lampung. Di tengah lesunya perekonomian akibat dampak Covid-19, kita masih bisa berbangga bahwasanya kita masih mampu berprestasi khususnya sektor pertanian," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertanian lampung

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top