Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Potensi Tambak Bengkalis 1.300 Hektare, Baru 100 Ha Termanfaatkan

DKP Riau mencatat Bengkalis memiliki potensi lahan tambak udang Vaname sekitar 1.300 hektare. Namun saat ini yang baru dimanfaatkan hanya sekitar 100 hektare.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 26 Maret 2021  |  15:49 WIB
Petambak Udang Vaname di Bengkalis. DKP Riau mencatat Bengkalis memiliki potensi lahan tambak udang Vaname sekitar 1.300 hektare. Namun saat ini yang baru dimanfaatkan hanya sekitar 100 hektare.  -  Istimewa
Petambak Udang Vaname di Bengkalis. DKP Riau mencatat Bengkalis memiliki potensi lahan tambak udang Vaname sekitar 1.300 hektare. Namun saat ini yang baru dimanfaatkan hanya sekitar 100 hektare. - Istimewa

Bisnis.com, PEKANBARU — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Riau menggelar pelatihan peningkatan wawasan manajemen hama, penyakit ikan, dan lingkungan bagi para pelaku tambak udang Vaname di Kabupaten Bengkalis, Riau, Kamis (25/3/21).

DKP Riau mencatat Bengkalis memiliki potensi lahan tambak udang Vaname sekitar 1.300 hektare. Namun saat ini yang baru dimanfaatkan hanya sekitar 100 hektare.

Kepala DKP Riau, Herman Mahmud yang diwakili Kabid Budidaya Perikanan, Odor Juliana mengatakan kegiatan pelatihan ini bertujuan guna memberikan pemahaman dan pengetahuan, kepada pelaku dan petambak udang di Bengkalis, untuk menerapkan cara budidaya yang sehat lingkungan, sehat udang, sehat produksi, dan sehat usaha.

"Komoditas udang Vaname ini sangat potensial untuk dikembangkan. Kendalanya memang di pengelolaan petani pembudidaya udang, seperti penyakit udang yang sering menyerang. Karena itu pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pembudidayanya mengelola tambak udang," ujarnya dalam siaran pers Jumat (26/3/2021).

Dia menjelaskan kegiatan tersebut mendatangkan narasumber dari berbagai instansi, seperti dari Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara, dan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI. Jumlah peserta pelatihan ini sebanyak 25 orang, yang berasal dari petambak di Kabupaten Bengkalis.

Menurutnya para peserta sangat antusias mengikuti acara pelatihan tersebut, karena materi yang disampaikan narasumber, sangat tepat dengan permasalahan yang dihadapi petambak udang Vaname di Bengkalis.

"Kami mendatangkan narasumber dari Jepara, ahlinya penyakit udang air payau. Kami melihat peserta sangat puas karena usai pelatihan, langsung ada praktik lapangannya juga. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat berlanjut di masa mendatang."


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau udang kkp
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top