Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mencemaskan! Luas Panen Padi di Sumbar Susut 16 Ribu Hektare

Penurunan luas tanam padi di tahun 2020 mengakibatkan produksi padi di Sumbar turut mengalami penurunan
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 01 Maret 2021  |  15:48 WIB
Seorang petani tengah berada di sawah di Sungai Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatra Barat. - Bisnis/Noli Hendra
Seorang petani tengah berada di sawah di Sungai Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatra Barat. - Bisnis/Noli Hendra

Bisnis.com, PADANG - Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatra Barat menyampaikan telah terjadi penyusutan luas panen di Sumbar sepanjang tahun 2020 seluas 16 ribu hektare.

Kepala BPS Sumbar Herum Fajarwati menjelaskan luas panen padi pada 2020 mencapai 295,66 ribu hektare. Jumlah ini mengalami penurunan sebanyak 16,01 ribu hektare atau 5,14 persen dibandingkan 2019 yang mencapai 311,67 ribu hektare.

"Penyebab penurunan luas panen padi itu karena ada pergeseran puncak panen padi di tahun 2020 itu," katanya, Senin (1/3/2021).

Selain itu, penurunan luas panen padi pada 2020 disebabkan sejumlah hal, termasuk bencana banjir yang terjadi di beberapa daerah di Sumbar.

Lalu, tambah Herum, adanya peralihan penggunaan lahan dari tanaman padi ke tanaman lainnya seperti jagung, bawang, dan komoditi lainnya.

Namun, ujarnya, berkurangnya luas lahan padi akibat alih fungsi ke pemukiman/perumahan sangat sedikit, atau tidak terlalu signifikan.

Dia mengatakan pada 2020, puncak panen terjadi pada April, mencapai 33,31 ribu hektare. Sementara puncak panen pada 2019 terjadi pada Maret, sebesar 31,91 ribu hektare.

Sementara itu, luas panen padi pada Januari 2021 mencapai 23,99 ribu hektar, dan potensi panen sepanjang Februari hingga April 2021 diperkirakan seluas 94,11 ribu hektar.

Total potensi luas panen padi pada subround Januari-April 2021 mencapai 118,11 ribu hektar, atau mengalami kenaikan sekitar 7,53 ribu hektar (6,81 persen) dibandingkan subround Januari-April 2020 yang sebesar 110,58 ribu hektar.

"Akibat adanya penurunan luas tanam padi di tahun 2020 itu, juga mengakibatkan produksi padi di Sumbar turut mengalami penurunan," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertanian padi sumatra barat
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top