Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gunung Sinabung Kembali Erupsi

Luncuran lava pijar terpantau menuju timur dan tenggara Gunung Sinabung.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 Februari 2021  |  14:20 WIB
Wisatawan mengabadikan Gunung Sinabung dengan kamera gawainya di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (19/11/2020). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan Gunung Sinabung yang masih dalam status siaga, sejak beberapa hari terakhir aktivitasnya meningkat dan warga diingatkan untuk tidak memasuki zona merah dengan jarak radius lima kilometer. ANTARA FOTO - Irwansyah Putra
Wisatawan mengabadikan Gunung Sinabung dengan kamera gawainya di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (19/11/2020). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan Gunung Sinabung yang masih dalam status siaga, sejak beberapa hari terakhir aktivitasnya meningkat dan warga diingatkan untuk tidak memasuki zona merah dengan jarak radius lima kilometer. ANTARA FOTO - Irwansyah Putra

Bisnis.com, MEDAN - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara, kembali erupsi dengan meluncurkan guguran awan panas disertai lava pijar sejauh dua kilometer.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Sinabung, Armen Putra, Sabtu, mengatakan erupsi terjadi pada Jumat malam (12/2/2021) .

Luncuran lava pijar terpantau menuju timur dan tenggara Gunung Sinabung.

Guguran awan panas sejauh 1 km juga terpantau ke arah timur, tenggara, dan selatan Gunung Sinabung. Guguran awan panas ini tercatat dengan amplitudo 120 mm dengan durasi gempa selama 159 detik.

"Cuaca mendung dan angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dan tenggara. Suhu udara 17-23 derajat Celcius," katanya.

Saat ini, Gunung Sinabung yang ketinggiannya mencapai 2.460 meter di atas permukaan laut (mdpl) berada pada status Level III (Siaga).

Ia mengimbau warga maupun petani untuk tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi serta di lokasi di dalam radius 3 km dari puncak gunung.

Selanjutnya, radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.

"Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung juga diminta agar tetap waspada terhadap bahaya lahar," katanya.

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gunung sinabung

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top