Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waduk Koto Panjang Masih Normal, BPBD Riau Bersiap Hadapi Potensi Banjir

Plt Manager PLTA Koto Panjang Cecep Sofhan Munawar menjelaskan dengan bertambahnya intensitas curah hujan di wilayah hulu, kondisi air waduk berada pada ketinggian 78,41 mdpl.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 11 Januari 2021  |  15:39 WIB
Waduk PLTA Koto Panjang - Istimewa
Waduk PLTA Koto Panjang - Istimewa

Bisnis.com, PEKANBARU - Pengelola waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang, PLN Regional Riau menyatakan saat ini kondisi ketinggian air waduk berada dalam kategori normal.

Plt Manager PLTA Koto Panjang Cecep Sofhan Munawar menjelaskan dengan bertambahnya intensitas curah hujan di wilayah hulu, kondisi air waduk berada pada ketinggian 78,41 mdpl.

"Sehubungan meningkatnya curah hujan di hulu waduk, pihak pengelola PLTA Koto Panjang ingin menginformasikan saat ini elevasi waduk berada di ketinggian 78,41 mdpl, elevasi ini masuk pada kategori normal beroperasi," ujarnya dalam siaran pers Senin (11/1/2021).

Menurutnya bila ketinggian air waduk terus bertambah hingga mencapai level di atas 82,50 mdpl serta inflow melebihi 1.000 meter kubik perdetik, pihaknya akan mulai melakukan pembukaan pintu air waduk.

Untuk itu masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sepanjang aliran Sungai Kampar agar mewaspadai kondisi tersebut.

Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau menyatakan siap menghadapi peningkatan intensitas hujan, serta risiko banjir dan longsor di Riau.

Kepala BPBD Riau Edwar Sanger mengatakan beberapa persiapan yang sudah dilakukan selain melakukan pemetaan wilayah, sarana dan prasarana pendukung juga sudah lebih dulu diperbaharui. Seperti persiapan perahu, alat berat, dan hal lain yang dibutuhkan.

"Kalau untuk alat berat kan biasanya di wilayah yang rawan longsor. Nah, kita sudah punya bantuan alat berat untuk penanganan Karhutla, dan itu bisa saja dimanfaatkan atau disiagakan untuk penanganan wilayah-wilayah yang rawan longsor," katanya.

BPBD Riau juga sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/kota setempat agar persiapan yang sama juga dilakukan di tingkat kabupaten.

Adapun dengan pihak pengelola PLTA Koto Panjang, kata Edwar, hingga kini kegiatan komunikasi dan koordinasi juga terus berjalan sebagaimana mestinya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top