Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Muba Dukung Pengadaan Lahan Tol Betung—Tempino—Jambi Tuntas Tahun 2021

Kabupaten Muba merupakan salah satu kabupaten yang paling panjang dilewati jalan tol Trans Sumatra yakni dengan luasan 1.106 hektare.
IIlustrasi - Foto udara Tol Pekanbaru-Dumai di Riau, Sabtu (26/9/2020). Tol ini merupakan bagian dari Tol Trans Sumatra sepanjang 2.878 kilometer./Antara-FB Anggoro
IIlustrasi - Foto udara Tol Pekanbaru-Dumai di Riau, Sabtu (26/9/2020). Tol ini merupakan bagian dari Tol Trans Sumatra sepanjang 2.878 kilometer./Antara-FB Anggoro

Bisnis.com, PALEMBANG - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, menargetkan program pengadaan tanah pembangunan Jalan Tol Betung (SP Sekayu) Tempino - Jambi selesai pada tahun 2021.

Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Apriyadi mengatakan jika target tersebut tercapai maka pembangunan jalan tol yang merupakan bagian dari Tol Trans Sumatra itu bisa terlaksana.

“Begitu urusan tanah sudah beres, pemrakarsa proyek bisa melakukan pembangunan fisik,” katanya, saat sosialisasi pengadaaan tanah untuk jalan tol tersebut, Selasa (5/1/2021).

Apriyadi menjelaskan bahwa Kabupaten Muba merupakan salah satu kabupaten yang paling panjang dilewati jalan tol Trans Sumatra yakni dengan luasan 1.106 hektare.

Jalan tol itu melintasi Kecamatan Babat Supat, Lais, Keluang, Sungai Lilin, Tungkal Jaya, dan Kecamatan Bayung Lencir.

“Jalan tol ini adalah program strategis nasional dan juga strategis buat Muba, karena akan terkoneksi dengan jalan kabupaten,” ujarnya.

Menurut dia, pembangunan jalan tol itu akan memudahkan keinginan Pemkab Muba untuk membangunan Kawasan Industri Hijau dengan luasan mencapai 500 ha.

Apriyadi melanjutkam, realisasi jalan tol Betung—Tempino—Jambi akan berdampak sangat besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penyerapan tenaga kerja.

“Hubungannya dengan pembangunan tol adalah untuk memperlancar akses serta operasional para pengusaha atau investor,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Keluang Debby Heryanto mengatakan terdapat 6 desa di kecamatan itu yang bakal menjadi lokasi jalan tol.

“Kami merupakan ujung tombak dalam proses pengadaan tanah dan kami akan selalu berusaha agar proses ini tidak ada kendala,” ujarnya.

Debby berharap kepala desa dan tokoh masyarakat yang menghadiri sosialisasi tersebut dapat meneruskan informasi yang diterima kepada warga.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dinda Wulandari
Editor : Saeno
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper