Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Daerah di Sumsel Bersiap Terapkan KBM Tatap Muka

Sejumlah daerah di Sumatra Selatan berencana untuk menerapkan kegiatan belajar dan mengajar secara tatap muka pada tahun depan.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 27 Desember 2020  |  12:32 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, PALEMBANG – Sejumlah daerah di Sumatra Selatan berencana untuk menerapkan kegiatan belajar dan mengajar secara tatap muka pada tahun depan.

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba), misalnya. Rencananya kegiatan belajar dan mengajar (KBM) tatap muka berlaku pada 18 Januari 2020.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba, Musni Wijaya, mengatakan pihaknya telah merancang sejumlah peraturan KBM tatap muka yang disesuaikan dengan protokol kesehatan Covid-19.

“Masing-masing sekolah harus dapat mematuhi protokol kesehatan dengan ketat dan taat,” katanya, Minggu (27/12/2020).

Dia memaparkan pihak sekolah harus menyediakan tempat cuci tangan, mengatur jarak tempat duduk, dan jumlah siswa dalam dalam satu kelas. Menurutnya, satu kelas hanya diisi maksimal 18 orang atau 50 persen dari jumlah total siswa di kelas.

“Setiap siswa yang KBM hanya seminggu tiga kali, durasi belajar dikurangi 30 menit. Jam sekolah mulai dari pukul 08.00 hingga pukul 12.00,” katanya.

Dia menilai KBM dengan tatap muka perlu dilaksanakan meskipun di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya, pihaknya mempertimbangkan dampak negatif jika KBM tak diterapkan, seperti ancaman putus sekolah, kendala tumbuh kembang, tekanan psikososial dan kekerasan dalam rumah tangga.

“Telah 10 bulan lamanya anak-anak tidak melakukan KBM tatap muka karena pandemi, jika semakin lama lagi anak-anak tidak melakukan KBM, maka semakin besar dampak negatifnya,” kata Musni.

Dia mengatakan pihaknya juga harus memastikan kesiapan pihak sekolah. Apabila masih ada orang tua yang ragu maka tidak akan dipaksakan. 

“Jika ini mendapatkan persetujuan, maka pada tanggal 18 Januari 2021 akan secara belajar tatap muka, dengan menerapkan SOP, tidak ada jam istirahat dengan membawa bekal masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Palembang juga terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait penerapan KBM tatap muka.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan mengatakan, pihaknya tetap akan melaksanakan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri. Di mana belajar tatap muka tetap akan dilaksanakan sesuai rencana awal.

“Terkait dengan keputusan SKB 4 menteri sudah kita tindaklanjuti secara internal yakni Sekda, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan SatPol PP. Ke depan akan kita tindak lanjuti bersama gugus tugas,” jelasnya.

Selain itu, Dinas Pendidikan Kota Palembang juga akan menggelar rapat bersama perwakilan sekolah dan perwakilan wali siswa terkait putusan ini. 

“Nantinya akan kita simpulkan dari hasil rapat diknas ini dan kita kooridinasi dengan gugus tugas,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumsel
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top