Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gubernur Sumut: Tidak Ada Perayaan Tahun Baru

Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi melarang adanya kegiatan perayaan Tahun Baru 2021 di Sumut. Hal ini untuk menghindari lonjakan kasus Covid-19 pascaperayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Cristine Evifania Manik
Cristine Evifania Manik - Bisnis.com 17 Desember 2020  |  16:06 WIB
Gubernur Sumut: Tidak Ada Perayaan Tahun Baru
Ilustrasi - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, MEDAN - Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi melarang adanya kegiatan perayaan Tahun Baru 2021 di Sumut. Hal ini untuk menghindari lonjakan kasus Covid-19 pascaperayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Instruksi saya, tidak ada perayaan tahun baru. Lakukan doa di rumah semoga tahun 2021 lebih baik daripada 2020," kata Edy di Rumah Dinas Gubernur Sumatra Utara, Rabu (17/12/2020).

Edy juga mengimbau bagi gereja yang akan menyelenggarakan ibadah Natal agar membatasi dengan ketat jumlah umat yang akan beribadah. Ia juga mengimbau umat Kristen agar sebisa mungkin melakukan ibadah dari rumah.

"Untuk yang beribadah,. bagi kaum Nasrani lakukan ibadah dengan tidak mengurangi rasa khusyuk, tapi tetap menjaga protokol kesehatan secara ketat," tambah Edy.

Edy juga menyatakan akan membentuk tim pendisiplinan masyarakat yang akan mendisiplinkan watga Sumut yang berkerumun saat malam Tahun Baru 2021.

Dihubungi terpisah, Juru Bicara Satgas Covid-19 Sumut Aris Yudhariansyah optimis tidak ada lonjakan kasus Covid-19 periode Nataru ini. Dia mengatakan operasi yustisi yang dilakukan Satgas Covid-19 akan terus dijalankan, terutama saat hari Natal dan malam Tahun Baru 2021.

"Kita operasi yustisi gak pakai libur. Akan terus bergerak," kata Aris melalui sambungan telepon, Selasa (8/12/2020).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top