Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ekspor Kerapu Sumbar Kembali Bangkit

Diperkirakan pada tanggal 24-27 November 2020 mendatang kapal dari Negara Hong Kong merapat ke Mandeh Kabupaten Pesisir Selatan.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 17 November 2020  |  16:53 WIB
Kerambah budi daya ikan kerapu yang ada di Mandeh Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat. - Ist
Kerambah budi daya ikan kerapu yang ada di Mandeh Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat. - Ist

Bisnis.com, PADANG - Setelah cukup lama terhenti akibat adanya pandemi Covid-19, ekspor ikan kerapu hidup di Provinsi Sumatra Barat kembali dimulai pada akhir bulan November 2020.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar Yosmeri mengatakan diperkirakan pada tanggal 24-27 November 2020 mendatang kapal dari Negara Hong Kong merapat ke Mandeh Kabupaten Pesisir Selatan.

"Jadi ada kapal dari Hong Kong langsung yang akan menjemput ikan kerapu hidup ke Sumbar. Jumlah ikan kerapu yang akan diekspor itu diperkirakan mencapai 15-18 ton," kata Yosmeri kepada Bisnis di Padang, Selasa (17/11/2020).

Ada dua jenis ikan kerapu hasil budi daya masyarakat yang akan diekspor itu, yakni ikan kerapu cantik dan ikan kerapu bebek. Kabar kedatangan kapal dari Hong Kong ini pun sudah dipastikan oleh DKP Sumbar melalui informasi yang diperoleh dari pengumpul ikan kerapu yang ada di Mandeh.

Ikan kerapu yang akan diekspor itu bukanlah semuanya dari hasil petani di Pesisir Selatan saja, tetapi juga datang dari hasil panen ikan kerapu di daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Saat ini hanya dua daerah di Sumbar yang masih bertahan untuk menjalankan usaha budidaya ikan kerapu tersebut.

Menurut Yosmeri ekspor ikan kerapu pada akhir November 2020 mendatang memberikan angin segar bagi petani ikan kerapu di Sumbar, karena telah cukup lama kehilangan pasar ekspor.

Dia berharap dengan telah dimulainya ekspor ikan kerapu ini, kepada masyarakat yang selama ini memiliki tambak-tambak ikan kerapu yang diabaikan saja, semoga diurus kembali serta dimulai lagi menebar benih ikan kerapunya.

Ikan kerapu cantik sebelum Covid-19 dijual Rp125.000 per kilogram. Masa panen sekitar 7 bulan atau berat perekor ikan lebih dari 500 gram. Kerapu bebek masa panen setelah 1 tahun. Harga ikan kerapu bebek Rp370.000 per kilogramnya.

"Jadi agar ikan kerapu itu bisa untuk ekspor, maka berat untuk satu ekor ikan itu harus lebih dari 500 gram. Kalau di bawah berat itu, tidak mau mereka," ujar Yosmeri. (k56)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perikanan sumbar kerapu
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top