Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Epidemiologi: Protokol Kesehatan Kunci Mengakhiri Covid-19

Ketidakpatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan dan tidak komitnya menerapkan 3M yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak, menjadi penyebab sulitnya mengendalikan penularan virus Covid-19.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 21 Oktober 2020  |  20:49 WIB
Ilustrasi-Tes virus Corona - Antara
Ilustrasi-Tes virus Corona - Antara

Bisnis.com, PADANG - Ketidakpatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan dan tidak komitnya menerapkan 3M yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak, menjadi penyebab sulitnya mengendalikan penularan virus Covid-19.

Epidemiologi dari Universitas Andalas (Unand) Padang Defriman Djafri menjelaskan akan sulit mengakhiri penyebaran virus Covid-19 ini bila masyarakat sendiri abai dengan protokol kesehatan dan tidak menerapkan 3M.

"Kunci untuk mengakhiri Covid-19 ini adalah menerapkan protokol kesehatan. Kalau menunggu vaksin, akan semakin lama karena butuh waktu satu hingga dua tahun," tegas Defriman dalam Focus Group Discussion (FGD) Membudayakan 3M yang diselenggarakan secara virtual di Padang, Rabu (21/10/2020).

Menurutnya dalam kondisi saat ini dimana aktivitas kembali diperbolehkan baik berdagang maupun berwisata, jangan menjadikan hal itu malah terpapar Covid-19 karena tidak menerapkan protokol kesehatan.

Tapi sebaliknya, dengan telah berjalannya segala aktivitas harusnya lebih tinggi lagi kesadaran untuk menjaga dan melindungi diri penularan virus Covid-19. Sebab dengan cara itulah akan terjawab kapan virus Covid-19 akan berakhir.

"Jangan berharap Covid-19 ini akan berakhir bila masih abai dengan protokol kesehatan. Silahkan berwisata dan silahkan berdagang, tapi harus menyiapkan diri untuk aman. Ya caranya itu, terapkan protokol kesehatan itu," tegasnya.

Jikapun telah melakukan tes swab ataupun rapid test dan hasilnya negatif dan non reaktif, bukan berarti selanjutnya tubuh seseorang itu sehat. Tapi tes itu hanyalah mengetahui kondisi tubuh sebelum dan saat itu.

Sementara setelah tes swab maupun rapid test itu tidak menjamin bakal tetap aman dari penularan Covid-19. Untuk itu, jangan abaikan protokol kesehatan itu serta 3M nya.

"Bila telah menggunakan masker dan jaga jarak. Juga penting untuk membiasakan diri, bila pulang ke rumah harus mandi dan pakaian itu langsung dicuci. Dengan demikian orang itu telah melindungi dirinya dan orang sekitarnya dari terpaparnya Covid-19," ungkap dia.

Untuk itu Defriman melihat penyebaran virus selama ini berkemungkinan besar disebabkan tidak adanya pelindung diri seseorang itu seperti masker dan menerapkan 3M dalam pola kehidupan sehari-hari.

Dikatakannya jangan sampai sudah terpapar dulu barulah sadar pentingnya menerapkan protokol kesehatan tersebut. Sebab bila sudah terpapar itu, akan membuat orang-orang yang selama ini dekat akan menjadi jauh, karena bila terpapar harus melakukan isolasi.

"Jangan sampai seperti itu. Selagi bisa bertemu bersama keluarga, bertemu dengan teman, maka terapkan protokol kesehatan itu. Ingat, Covid-19 ini akan berakhir bila masyarakat sudah menerapkan protokol kesehatan dengan benar," tegas Defriman. (k56)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumbar Virus Corona
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top