Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Sumut Realisasikan Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Rp26,6 Miliar

Penempatan dana PEN sebesar Rp1 triliun dengan leverage 2 kali lipat. Artinya, dana PEN tersebut dapat dilipatgandakan menjadi Rp2 triliun.
Cristine Evifania
Cristine Evifania - Bisnis.com 14 Oktober 2020  |  07:15 WIB
Sejumlah ibu-ibu mengenakan busana tradisional Batak dengan aneka kain tenun ulos saat acara peragaan busana para penenun ulos di Desa Lumban Suhi-Suhi, Pulau Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (19/9/2020). Desa Lumban Suhi-Suhi merupakan desa perajin kain tenun ulos Batak yang terus berkreasi guna mempromosikan Danau Toba sebagai tujuan wisata nusantara di tengah pandemi Covid-19. - Antara/Edy Regar.
Sejumlah ibu-ibu mengenakan busana tradisional Batak dengan aneka kain tenun ulos saat acara peragaan busana para penenun ulos di Desa Lumban Suhi-Suhi, Pulau Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (19/9/2020). Desa Lumban Suhi-Suhi merupakan desa perajin kain tenun ulos Batak yang terus berkreasi guna mempromosikan Danau Toba sebagai tujuan wisata nusantara di tengah pandemi Covid-19. - Antara/Edy Regar.

Bisnis.com, MEDAN - Bank Sumut telah mencairkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Rp27,6 miliar per 9 Oktober 2020 dari total penempatan dana Rp1 triliun.

Corporate Secretary Bank Sumut Syahdan Ridwan Siregar menyatakan pencairan dilakukan untuk berbagai jenis kredit, di antaranya kredit usaha rakyat (KUR), kredit multi guna (KMG) produktif, dan kredit pra pensiun.

“Realisasi kredit dana PEN Per 9 Oktober 2020 sebesar Rp27,6 miliar dengan berbagai jenis kredit di antaranya KUR, KMG Produktif dan kredit prapensiun,” ungkap Syaffan, Senin (13/10/2020).

Syahfdan mengungkapkan menerima penempatan dana PEN sebesar Rp1 triliun dengan leverage 2 kali lipat. Artinya, dana PEN tersebut dapat dilipatgandakan menjadi Rp2 triliun. Dana tersebut akan dialokasikan ke sektor Mikro KUR sebesar Rp500 miliar, Mikro Non KUR Rp900 miliar, segmen menengah Rp80 miliar dan segmen korporasi Rp520 miliar.

Syahdan memprediksi Bank Sumut dapat memeroleh 3.730 debitur baru selama masa penyaluran dana Penyaluran Ekonomi Nasional (PEN). Untuk mengoptimalkan realisasi dana PEN tersebut, Bank Sumut memanfaatkan account officer dan program Sapa Pasar. Hal ini bertujuan menarik minat calon debitur untuk mengajukan kredit produktif di bank tersebut.

Dana PEN sudah efektif disalurkan oleh Bank Sumut sejak Oktober 2020 dan akan berlangsung selama enam bulan, hingga April 2021.

Untuk informasi, total pagu anggaran PEN adalah Rp692,5 triliun. Dana tersebut disalurkan di berbagai bidang, khususnya dukungan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Program PEN merupakan program yang disiapkan Pemerintah Pusat untuk mengurangi dampak Covid-19 terhadap perekonomian. Program ini dijalankan sebagai respons atas penurunan aktivitas masyarakat yang berdampak pada ekonomi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut pemulihan ekonomi
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top