Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Permintaan Rumah di Sumut, Begini Kata REI

Semula penjualan rumah diharapkan bisa mencapai 30.000 unit.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 September 2020  |  07:40 WIB
Ilustrasi. - Antara/Nova Wahyudi
Ilustrasi. - Antara/Nova Wahyudi

Bisnis.com, MEDAN - Pengembang anggota Real Estate Indonesia (REI) Sumatera Utara melakukan "jemput bola" untuk. meningkatkan penjualan rumah khususnya rumah bersubsidi yang permintaannya tren melemah dampak pandemi Covid-19.

"Penjualan rumah subsidi di Sumut tren melemah. Pada semester I, penjualan masih di kisaran 10.000 unit," ujar Ketua DPD REI Sumut, Andi Atmoko Pangabean di Medan, Senin (31/8/2020).

Padahal tahun 2020, menurut dia, penjualan rumah diharapkan bisa mencapai 30.000 unit.

Menurut dia, sejak pandemi Covid-19, perekonomian Sumut lesu sehingga permintaan rumah terganggu, padahal tingkat kebutuhan rumah di Sumut masih sangat tinggi.

Sumut, ujar Moko, panggilan akrab Andi Atmoko Panggabean, membutuhkan sekitar 700.000 rumah lagi.

“Pengembang melakukan jemput bola agar pembelian meningkat di era normal baru," ujar Moko.

Branch Manager BNI Syariah Medan, Imam Samekto di Medan, Senin, mengatakan di era normal baru, tren permintaan kredit pemilikan rumah (KPR) mulai meningkat, walau belum normal seperti sebelum adanya pandemi Covid-19.

BNI Syariah Medan, katanya sudah menggandeng beberapa pengembang untuk menyalurkan KPR.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut rumah bersubsidi

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top