Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BLT Dana Desa Diyakini Angkat Daya Beli Warga Perdesaan Sumsel

Daya beli masyarakat di desa diharapkan dapat terangkat seiring telah disalurkannya bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa yang mencapai Rp351,84 miliar di Sumatra Selatan.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 06 Agustus 2020  |  17:55 WIB
Kepala Kanwil DJPb Sumsel Taukhid memberikan keterangan terkait alokasi APBN untuk Sumsel. bisnis/dinda wulandari
Kepala Kanwil DJPb Sumsel Taukhid memberikan keterangan terkait alokasi APBN untuk Sumsel. bisnis/dinda wulandari

Bisnis.com, PALEMBANG - Daya beli masyarakat di desa diharapkan dapat terangkat seiring telah disalurkannya bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa yang mencapai Rp351,84 miliar di Sumatra Selatan.

Nilai BLT Dana Desa tersebut berdasarkan data Kantor Ditjen Perbendaharaan (DPJb) Kantor Wilayah Sumsel yang diperoleh Bisnis, per 22 Juli 2020.

Kepala Kanwil DJPb Sumsel Taukhid mengatakan penyaluran BLT Dana Desa dilakukan secara bertahap di mana telah mencapai tahap ke-3 sejak awal tahun 2020. 

“Hingga tahap ke-3, terdapat 587.302 keluarga penerima manfaat (KPM) BLT Dana Desa di Sumsel,” katanya kepada Bisnis, Kamis (6/8/2020).

Menurut Taukhid, kucuran BLT itu dapat menciptakan daya beli, dengan melakukan konsumsi rumah tangga maka pihaknya pun meyakini bantuan tersebut bisa berkontribusi positif untuk pertumbuhan ekonomi Sumsel.

Sementara untuk serapan Dana Desa tercatat telah mencapai 54,28 persen atau senilai Rp1,45 triliun per Semester I/2020 dari pagu Rp2,68 triliun hingga akhir tahun 2020.

Dia menambahkan, sebetulnya pemerintah pusat telah mendorong perekonomian melalui belanja APBN di Sumsel yang realisasinya tercatat cukup baik di tengah pandemi Covid-19.

“Per Semester I/2020 kita sudah belanja 39,7 persen dari total pagu Rp12,55 triliun. Memang masih di bawah target yang seharusnya 40 persen namun saya kira belanja ini sudah baik,” katanya.

Adapun realisasi belanja Kementerian/Lembaga (K/L) yang bersumber dari APBN itu mencakup belanja pegawai, belanja barang, belanja modal, dan belanja bantuan sosial.

Diketahui, alokasi dana APBN tahun 2020 setelah Covid-19 di Sumsel mencapai total Rp43,38 triliun.

Selain untuk belanja K/L, kucuran APBN tersebut juga dialokasikan untuk belanja transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) senilai Rp26,18 triliun dan belanja B.A Bendahara Umum Negara (BUN) senilai Rp4,65 triliun. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumsel blt dana desa covid-19
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top