Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Banyuasin Manfaatkan Lahan Tidur Dijadikan Sawah

pemanfaatan lahan tidur merupakan inovasi yang dilakukan Banyuasin seiring adanya potensi di daerah tersebut.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 22 Juli 2020  |  15:59 WIB
Ilustrasi: Petani memanen getah karet di Banyuasin, Sumatra Selatan, Selasa (8/1/2019). - Antara/Nova Wahyudi
Ilustrasi: Petani memanen getah karet di Banyuasin, Sumatra Selatan, Selasa (8/1/2019). - Antara/Nova Wahyudi

Bisnis.com, PALEMBANG — Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan, berkomitmen meningkatkan produksi padi dengan memanfaatkan lahan tidur seluas 1.055 hektare menjadi areal sawah.

Wakil Bupati Banyuasin Slamet Somosentono mengatakan bahwa pemanfaatan lahan tidur merupakan inovasi yang dilakukan pihaknya seiring adanya potensi di daerah tersebut.

“Saat ini Banyuasin sudah menjadi produsen beras nomor empat secara nasional dan kami berupaya untuk terus meningkatkan produksi,” katanya, Rabu (22/7/2020).

Dia mengemukakan saat ini produksi beras dari kabupaten itu tercatat sebanyak 519.684 ton.

Pemanfaatan lahan tidur di Desa Sejagung, Kecamatan Rantau Bayur, tersebut melibatkan kelompok tani setempat.

Slamet mengemukakan bahwa di desa tersebut dilakukan program tabur benih langsung (tabela) yang merupakan teknik pertanian untuk lahan rawa yang berdekatan dengan sungai.

“Di kecamatan ini juga, terdapat 14 desa yang diusulkan untuk mendapatkan program Serasi [Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani] Kementerian Pertanian,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Banyuasin Zainuddin mengatakan bahwa daeah itu saat ini memiliki luas panen padi 208,598 hektare sehingga produksi padi sebesar 905.846 ton gabah kering giling (GKG) atau setara dengan 519.684 ton beras pada musim tanam 2019.

“Potensi ini masih bisa ditingkatkan mengingat Banyuasin memiliki luas lahan baku sawah 174.371 Ha dengan luas tanam 2019 seluas 213.813 ha,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya akan memastikan ketersediaan pupuk, penggunaan alat mesin pertanian modern, penyediaan pestisida dan pengelolaan air dengan baik dengan memperbaiki saluran-saluran air, pintu-pintu air dan tanggul.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banyuasin lahan tidur
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top