Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sumsel Bentuk Tim untuk Permudah Penyerapan KUR bagi Petani

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan petani cenderung sulit menyerap bantuan permodalan lantaran mereka belum bankable. Padahal gubernur memastikan bahwa sebenarnya tak sedikit petani yang memiliki kemampuan dan disiplin dalam membayar pinjaman di bank.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 14 Juli 2020  |  21:49 WIB
Ilustrasi / Petani padi melakukan pemupukan di lahan sawahnya dengan pupuk urea bersubsidi. istimewa
Ilustrasi / Petani padi melakukan pemupukan di lahan sawahnya dengan pupuk urea bersubsidi. istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG - Pemprov Sumatra Selatan bakal membentuk tim khusus untuk memudahkan penyerapan kredit usaha rakyat atau KUR yang diprioritaskan bagi petani di provinsi tersebut.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan petani cenderung sulit menyerap bantuan permodalan lantaran mereka belum bankable. Padahal gubernur memastikan bahwa sebenarnya tak sedikit petani yang memiliki kemampuan dan disiplin dalam membayar pinjaman di bank.

"Banyak petani kesulitan beli saprodi, padahal harganya Rp8 juta-Rp9 juta saja. Masalahnya karena sasaran tidak bankable. Mereka susah mau utang ke bank Rp50 juta tanpa agunan. Padahal kalau lihat hasil panen, mereka ini mampu bayar," katanya, Selasa (14/7/2020).

Deru menjelaskan tim khusus tersebut berperan untuk memudahkan petani mendapatkan KUR tanpa repot dengan administrasi dan agunan.

"Saya sebagai Gubernur ingin menjamin tapi tentu dengan SOP yang benar demi untuk petani. Tim inilah nanti yang akan bekerja keras," jelasnya.

Dia memaparkan nantinya tim tersebut akan menentukan zonasi atau kabupaten mana saja yang menjadi sasaran, termasuk juga mendata Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani (RDKK). Selanjutnya, dilakukan kerja sama dengan pihak perbankan di antaranya dalam hal ini BRI, BNI, Bank Mandiri dan Bank Sumsel Babel.

Menurut Deru, saat ini Sumsel bisa masuk peringkat 5 besar sebagai daerah tertinggi penghasil pangan, dengan penyaluran KUR yang maksimal dirinya optimistus Sumsel bisa naik ke peringkat tiga besar.

"Dibandingkan dengan Pulau Jawa, kita masih sangat punya potensi karena lahan kita sangat luas sedangkan mereka kan terbatas. Jadi saya masih yakin sekali, " tambahnya.

Sementara itu Kepala OJK Regional 7 Sumbagsel, Untung Nugroho, mengatakan pihaknya mengapresiasi inisiatif gubernur untuk berkoordinasi dengan semua pihak terkait penyaluran KUR.

"Ini sangat bagus sekali sehingga permasalahan petani di lapangan bisa langaung terserap. Adapun untuk KUR ada 11 bank penyalur di Sumsel," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredit usaha rakyat sumsel kur
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top