Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemkab OKI Bedah 1.271 Rumah Tak Layak Huni

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten OKI, Asmar Wijaya, mengatakan program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk meningkatan kualitas hunian masyarakat.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 30 Juni 2020  |  23:32 WIB
Program rehap rumah tidak layak huni oleh Pemkab Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan. istimewa
Program rehap rumah tidak layak huni oleh Pemkab Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan. istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG – Sebanyak 1.271 rumah tidak layak huni di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan, mendapat pemugaran dari pemerintah kabupaten setempat melalui program bedah rumah.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten OKI, Asmar Wijaya, mengatakan program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk meningkatan kualitas hunian masyarakat.

Kualitas tersebut mencakup dari segi keselamatan bangunan, dan kesehatan penghuni dengan pemenuhan standar kecukupan cahaya dan sirkulasi udara serta ketersediaan MCK.

“Melalui program ini tentu pemerintah berharap untuk meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman,” katanya, Selasa (30/6/2020).

Asmar mengatakan program pugar rumah layak huni merupakan kolaborasi pemerintah daerah dan pemerintah pusat. 

Dari APBD, menurut dia, Pemkab OKI akan menyasar sebanyak 200 rumah, 167 rumah dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan 904 rumah merupakan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pemerintah pusat.

“Kami lakukan validasi di lapangan untuk memastikan apakah rumah tersebut memenuhi kriteria untuk dipugar atau tidak,” katanya.

Asmar menjelaskan, ada beberapa syarat untuk menerima program pugar rumah tidak layak huni antara lain, kondisi rumah memang tidak layak huni, termasuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), tidak memiliki pekerjaan, lalu tanah dan rumah atas nama sendiri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palembang bedah rumah Pemkot Palembang
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top