Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kronologi Penyerangan Mapolres OKI, Diduga Dilatarbelakangi Dendam

Sebelum ditembak sempat berkelahi dengan petugas piket/jaga.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 Juni 2020  |  06:17 WIB
Polisi menembak pelaku penyerangan di Mapolres Oki.
Polisi menembak pelaku penyerangan di Mapolres Oki.

Bisnis.com, PALEMBANG - Seorang residivis yang menyerang markas Polres Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan, Indra Oktomi (35), Minggu sekitar pukul 02.30 WIB meninggal dunia terkena tembakan petugas piket ketika dalam perjalanan ke rumah sakit umum daerah setempat.

"Residivis yang berdomisili di Desa Mangunjaya, Kecamatan SP Padang Kabupaten OKI, sebelum ditembak sempat berkelahi dengan petugas piket/jaga Aipda M Nur setelah menabrakkan mobilnya jenis sedan ke salah satu bagian pagar mapolres," ujar Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, di Palembang, Minggu (28/6/2020) malam.

Setelah menabrak pintu gerbang bagian barat Mapolres OKI menggunakan mobil sedan Mobilio warna putih Nopol BG 1088 KD, residivis tersebut berupaya menyerang dan melukai petugas piket dengan senjata tajam.

Pelaku penyerangan yang pernah beberapa kali dihukum dan baru selesai menjalani hukuman karena kasus penganiayaan, diduga kesal dan dendam sehingga melakukan penabrakan pagar mapolres OKI.

Pelaku sudah diimbau perwira pengawas piket Ipda Afif dan Ipda Jendri untuk menyerah, namun masih terus melakukan perlawanan dan bergulat dengan anggota.

Melihat aksi pelaku tidak bisa dikendalikan dan dikhawatirkan penyerangan itu semakin brutal dan mengancam keselamatan jiwa petugas piket yang sempat dilukai pelaku, petugas lainnya meletuskan tembakan peringatan namun tidak digubris terpaksa ditembak kaki pelaku dan meninggal dunia ketika dibawa ke rumah sakit.

Barang bukti kejahatan pelaku berupa satu unit mobil sedan Mobilio Nopol BG 1088 KD, satu buah senapan angin beserta dua butir peluru karet, satu gunting, satu benda tajam berupa pipa suling beras, satu unit gawai, satu dompet berisi KTP, ATM, kartu anggota Perbakin, satu tas gendong berwarna coklat dan pagar mapolres OKI yang roboh telah diamankan.

Sementara Aipda M Nur yang mengalami luka akibat ditusuk senjata tajam pelaku , sekarang ini kondisinya membaik setelah mendapat pengobatan dan perawatan intensif tim medis RSUD Kayu Agung, OKI.

Kabid humas nenjelasksn bahwa kondisi kesehatan petugas yang menjadi korban penyerangan mapolres OKI itu diketahui setelah Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri membezuk M Nur di rumah sakit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polisi sumsel

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top