Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PHRI Sumsel Ingatkan Pelaku Industri Pariwisata Waspadai Covid-19

PHRI mengingatkan pelaku usaha tetap harus tegas dalam menerapkan protokol kesehatan dalam melayani setiap pengunjung yang mulai ramai menginap di hotel, makan di restoran, dan menikmati hiburan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Juni 2020  |  12:10 WIB
Pemilik dan pengelola hotel dan restoran yang beroperasi selama pandemi Covid-19 tetap harus tegas menerapkan protokol kesehatan. - PHRI
Pemilik dan pengelola hotel dan restoran yang beroperasi selama pandemi Covid-19 tetap harus tegas menerapkan protokol kesehatan. - PHRI

Bisnis.com, PALEMBANG - Pelaku industri pariwisata di Sumatra Selatan diminta tetap mewaspadai pandemi Covid-19 pada masa new normal, mengingat belum berakhirnya wabah tersebut.

"Pelaku industri pariwisata seperti pengelola hotel, restoran, tempat wisata, kafe, klub malam, dan karaoke di Kota Palembang serta daerah Sumsel lainnya agar disiplin menerapkan protokol kesehatan antisipasi Covid-19 di tempat tersebut," kata Herlan Aspiudin, Ketua Pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatra Selatan, Minggu (21/6/2020).

Menurut dia, pelaku usaha tetap harus tegas dalam menerapkan protokol kesehatan dalam melayani setiap pengunjung yang mulai ramai menginap di hotel, makan di restoran, dan menikmati hiburan.

"Jangan sampai di sektor industri pariwisata menjadi klaster baru penularan Covid-19 yang bisa mengganggu kegiatan operasional di masa normal baru produktif aman dari virus tersebut," ujarnya.

Dia menjelaskan, kondisi normal baru diharapkan bisa dijaga bersama sehingga tidak terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 yang dapat mempengaruhi kembali aktivitas masyarakat dan usaha.

Jika masa normal baru dapat berjalan dengan baik sesuai dengan harapan bersama, lanjutnya, karyawan hotel, restoran dan industri pariwisata lainnya yang sekarang ini masih banyak yang dirumahkan bisa segera aktif semuanya bekerja seperti sebelum ada wabah virus corona.

Dia mengatakan, belum semua karyawan masuk bekerja setelah dirumahkan sejak Maret 2020 karena pengunjung sepi dan adanya aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dampak wabah Covid-19.

"Setelah dicabutnya kebijakan PSBB di Kota Palembang dan adanya penurunan kasus penyebaran Covid-19 di wilayah Sumsel lainnya, serta
kegiatan masyarakat, ekonomi, dan lainnya mulai menyesuaikan dengan masa normal baru menjadi harapan dapat mendorong industri pariwisata bertahap bisa berjalan seperti biasanya," ujar Herlan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata phri

Sumber : Antara

Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top