Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Batam Percepat Realisasi Sarana Penunjang Investasi

Realisasi investasi di Batam sampai 1 Juni 2020 sebesar US$500 juta dari target US$1 miliar sepanjang tahun ini.
Bobi Bani
Bobi Bani - Bisnis.com 19 Juni 2020  |  15:24 WIB
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. - Bisnis/Bobi Bani.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. - Bisnis/Bobi Bani.

Bisnis.com, BATAM - Badan pengusahaan (BP) Batam berkomitmen merealisasikan sarana penunjang investasi, salah satunya pembangunan pelabuhan utama.

Kepala Badan pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi mengatakan proses peningkatan infrastruktur utama di Batam dan perizinan terus dimudahkan. Ada desain ulang terhadap Pelabuhan Batu Ampar.

"Saat ini proses pembangunan pelabuhan utama di Batam tersebut sudah dikerjasamakan dengan Pelindo 2. Sesuai rencana awal, pembangunan fisik akan dimulai pada tahun 2020 ini," jelasnya, Jumat (19/6/2020).

Rudi menjelaskan peningkatan infrastruktur harus dilakukan, walaupun itu berjalan bertahap. Kawasan penunjang pelabuhan kini semakin luas setelah tiga gudang bongkar.

"Kalau ini tidak dipaksakan maka tidak akan jalan, dari dulu tidak ada perubahan. Jasa pelabuhan itu sangat besar, Singapura itu hidup karena jasa pelabuhan," tegasnya.

Adapula pengembangan terminal II Bandara Internasional Hang Nadim Batam yang sudah memasuki proses lelang. Nantinya bandara di Kecamatan Nongsa ini akan dioptimalkan mendukung kebutuhan arus keluar masuk barang untuk dunia usaha dan industri di Batam.

Ditempuh pula peningkatan kapasitas air baku di Batam. Bila sebelumnya ketersediaan air sebanyak 360 Juta meter kubik (m3) bakal menjadi 660 juta m3 dalam setahun.

Meskipun ada penyesuaian terkait dengan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19, sektor usaha formal di Kota Batam tetap berjalan seperti biasa.

Beragam fasilitas tersebut diharapkan memacu minat investor menanamkan modal. BP Batam menargetkan realisasi investasi sebesar US$1 miliar sepanjang tahun ini. Sampai 1 Juni 2020 lalu, sudah tercapai hampir US$500 juta. (K41)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batam
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top