Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PAD Kota Palembang Baru Capai Rp300 Miliar, Pemkot Revisi Target

Pemerintah Kota Palembang mencatat pendapatan asli daerah (PAD) baru mencapai Rp300 miliar dari target yang telah direvisi senilai total Rp617 miliar.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 19 Juni 2020  |  19:43 WIB
Walikota Palembang Harnojoyo (tengah) memberikan keterangan pers usai rapat evaluasi PSBB tahap II. bisnis/dinda wulandari
Walikota Palembang Harnojoyo (tengah) memberikan keterangan pers usai rapat evaluasi PSBB tahap II. bisnis/dinda wulandari

Bisnis.com, PALEMBANG - Pemerintah Kota Palembang mencatat pendapatan asli daerah (PAD) baru mencapai Rp300 miliar dari target yang telah direvisi senilai total Rp617 miliar.

Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan PAD kota Palembang ikut terdampak pandemi Covid-19. Pemkot pun telah merevisi target PAD dari semula Rp1,5 triliun.

"Hingga bulan ini baru sekitar Rp300 miliar. Agak pesimistis tercapai, itu karena kita sudah minta wajib pajak yang besar seperti BUMN yang potensial bayar pajak lebih dulu," jelasnya, Jumat (19/6/2020).

Menurut dia, objek pajak yang nilai pembayarannya dalam kategori besar seperti perusahaan BUMN, BUMD atau swasta yang berkantor di Palembang mayoritas telah melakukan pembayaran pajak pada semester pertama.

Sementara saat ini Kota Palembang menganggarkan untuk penanganan Covid-19 sebanyak Rp480 miliar. Jumlah yang cukup tinggi ini bergantung sepenuhnya pada pendapatan daerah. Meski saat ini untuk penanganan Covid-19 baru menggunakan anggaran sebanyak Rp25 miliar.

"Fisik anggaran itu tergantung pendapatan daerah. Karena potensi yang besar sudah bayar jadi kita akan menyisir dari Pajak Bumi Bangunan (PBB) para pejabat Kota Palembang," katanya.

Dengan jumlah pejabat Pemkot yang berjumlah 1.600-an orang ditambah dengan pegawai di lingkup pemerintah Kota Palembang 17.000 orang, estimasi penerimaan pajak yang bisa diraih hanya dikisaran Rp1 miliar - Rp2 miliar.

"Namun, tetap kita upayakan agar penyerapan bisa optimal dari pembayaran PBB," kata dia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palembang pendapatan asli daerah
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top