Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penumpang LRT Sumsel Mulai Bertambah di Tengah PSBB II Covid-19

Penumpang kereta ringan atau light rail transit (LRT) Sumsel tercatat mulai meningkat setelah sebelumnya hanya 25 persen dari total okupansi moda transportasi modern tersebut.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 18 Juni 2020  |  13:21 WIB
pengaturan jarak kursi penumpang di LRT Sumsel. istimewa
pengaturan jarak kursi penumpang di LRT Sumsel. istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG – Penumpang kereta ringan atau light rail transit (LRT) Sumsel tercatat mulai meningkat setelah sebelumnya hanya 25 persen dari total okupansi moda transportasi modern tersebut.

Manajer Humas PT Kereta Api (Persero) Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan peningkatan jumlah penumpang terjadi sejak masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Palembang tahap II berlangsung.

“Sejak itu ada peningkatan penumpang sampai rata-rata 700—800 orang per hari. Sebelumnya, hanya 400 – 500 penumpang per hari,” katanya saat dihubungi Bisnis.com, Kamis (18/6/2020).

Aida menerangkan pihaknya tetap memberlakukan protokol kesehatan secara ketat. Selain penggunaan masker, jaga jarak, pengecekan suhu tubuh penumpang, pengelola pun bahkan melarang penumpang untuk berbicara di dalam kereta. 

“Kebiasaan baru lainnya untuk calon penumpang adalah wajib menggunakan pakaian pelindung atau berlengan panjang,” katanya.

Selain itu, dia mengatakan, pihaknya enyarankan penumpang untuk menggunakan kartu uang elektronik pada saat taping di gate masuk. 

Perseroan berharap agar ketentuan-ketentuan di atas bisa dipatuhi dan dipersiapkan dengan baik oleh calon penumpang sebelum membeli tiket untuk bertransportasi menggunakan LRT Sumsel.

Adapun saat ini jam operasional LRT Sumsel pukul 6.53 sampai 15.41 dengan 26 perjalanan per hari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palembang LRT Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top