Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemkab OKI Sebarkan Informasi Lewat Cindo

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) membuat program penyebarluasan informasi melalui dialog virtual atau live podcast dengan tajuk Cerita Informasi Seputaran OKI atau Cindo.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 16 Juni 2020  |  17:02 WIB
Inspektur Kabupaten OKI, Syarifudin (kanan), bertindak sebagai narasumber dan dipandu oleh moderator selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten OKI, Alexsander Bustomi (kiri) pada sesi Cerito Informasi Seputaran OKI (Cindo), Selasa (16/6/2020). Pada edisi perdananya, Cindo mengangkat tema pengawalan dan pengawasan dana bantuan sosial (Bansos) dan refocusing dana Covid-19. - Istimewa
Inspektur Kabupaten OKI, Syarifudin (kanan), bertindak sebagai narasumber dan dipandu oleh moderator selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten OKI, Alexsander Bustomi (kiri) pada sesi Cerito Informasi Seputaran OKI (Cindo), Selasa (16/6/2020). Pada edisi perdananya, Cindo mengangkat tema pengawalan dan pengawasan dana bantuan sosial (Bansos) dan refocusing dana Covid-19. - Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG - Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) membuat program penyebarluasan informasi melalui dialog virtual atau live podcast dengan tajuk Cerita Informasi Seputaran OKI atau Cindo. 

Dialog virtual itu disiarkan secara langsung melalui berbagai kanal resmi media sosial seperti Facebook, Instagram, dan kanal Youtube milik Diskominfo OKI.

Pada edisi perdananyo Cindo mengangkat tema pengawalan dan pengawasan dana bantuan sosial (Bansos) dan refocusing dana Covid-19 dengan menghadirkan Inspektur Kabupaten OKI, Syarifudin, sebagai narasumber.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten OKI, Alexsander Bustomi, mengatakan Cindo merupakan sarana informasi Pemkab OKI melalui berbagai platform media sosial untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait isu terkini.

“Program ini kami inisiasi sebagai ruang informasi antara pemerintah dan masyarakat melalui media sosial,” katanya, Selasa (16/6/2020).

Terkait percepatan penangan Covid-19, kata Alex, isu bantuan sosial dan penggunaan dana Covid-19 menjadi sorotan publik.

“Agar tepat sasaran, perlu keterlibatan semua pihak bukan hanya pemerintah” kata Alex.

Inspektur Kabupaten OKI, Syarifuddin, mengatakan terkait kebijakan pemerintah dalam menangani Covid-19 Inspektorat diminta untuk mengawal dana refocusing dan bantuan sosial yang diserahkan kepada masyarakat.

Covid-19, menurut Syarifuddin, telah mengelompokkan masyarakat OKI pada beberapa klaster seperti rentan miskin hingga miskin.

“Ada penurunan klaster dari dulunya sejahtera, pra sejahtera menjadi rentan miskin bahkan berada di bawah garis kemiskinan,” katanya.

Oleh karena itu, pemerintah harus hadir tidak hanya menanggulangi dampak kesehatan tapi juga jaring pengaman sosial dan dampak ekonomi.

Syarifudin mengatakan anggaran besar yang dialokasikan untuk penanganan Covid-19 tentu menuntut tanggung jawab besar pula.

“Oleh karenanya aparat pengawas internal maupun APH melakukan pendampingan agar jangan ada keraguan dari pengguan anggaran juga jangan ada penyelewengan” ujar dia.

Pihaknya tambah dia terus berkoordinasi dengan BPKP baik dalam perencanaan, pelaksanaan maupun pelaporan Bansos dan dana Covid-19. 

Syarifudin juga mewanti-wanti para kepala desa dan pengguna anggaran agar setepat mungkin dalam merealisasikan dana Covid-19.

“Pengawasan kita melekat, mulai dari pusat hingga daerah juga peran serta lembaga sosial masyarakat (LSM) maupun media massa turut mengawasi,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

oki ogan komering ilir
Editor : Herdiyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top