Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

OJK Riau: Efek Covid-19, Pertumbuhan Kredit Lebih Rendah dari 2019

Pandemi Covid-19 telah mempengaruhi kemampuan bayar debitur dan perbankan semakin selektif dalam memberikan pinjaman baru sehingga pertumbuhan kredit pada tahun ini diperkirakan lebih loyo.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 15 Juni 2020  |  16:09 WIB
Kepala OJK Riau Yusri menjelaskan bahwa kondisi perbankan di Provinsi Riau masih terjaga di tengah Pandemi Covid-19, Senin (15/6/2020). - Bisnis - Dwi Nicken Tari
Kepala OJK Riau Yusri menjelaskan bahwa kondisi perbankan di Provinsi Riau masih terjaga di tengah Pandemi Covid-19, Senin (15/6/2020). - Bisnis - Dwi Nicken Tari

Bisnis.com, PEKANBARU – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Riau pesimistis pertumbuhan kredit perbankan pada 2020 bakal mampu melebihi pencapaian pada tahun lalu. Pasalnya, pandemi Covid-19 telah mempengaruhi kemampuan bayar debitur dan perbankan semakin selektif dalam memberikan pinjaman baru.

Yusri, Kepala OJK Riau, menyebutkan pada 2019 tercatat pertumbuhan kredit di Riau sebesar 6,62 persen secara tahunan (year-on-year). Adapun, sebelum Covid-19 mewabah di hampir seluruh negara di dunia, OJK memperkirakan pertumbuhan kredit secara nasional sebesar 11 persen - 13 persen dan khusus untuk perbankan Riau tumbuh sekitar 8 persen.

Sementara itu, realisasi sepanjang tahun berjalan per April 2020, pertumbuhan kredit di Riau tercatat sebesar 4,39 persen.

“Pertumbuhan [kredit] sedikit ada penurunan dibandingkan tahun lalu. Pertumbuhan kredit 2019 (yoy) itu 6,62 persen. Karena ada Covid-19, saya memprediksi tahun ini akan di bawah tahun lalu,” kata Yusri di Pekanbaru, Senin (16/5/2020).

Berdasarkan data OJK Riau per 30 April 2020, kondisi perbankan di Riau disebut masih stabil kendati melemah dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu terlihat dari rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) perbankan Riau sebesar 2,96 persen dan kredit perbankan masih tumbuh walaupun lebih lambat dari tahun lalu sebesar 4,39 persen (yoy).

Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat tumbuh 7,79 persen (yoy) dan aset perbankan naik 4,55 persen (yoy). Sedangkan rasio intermediasi (loan-to-deposit ratio/LDR) terjaga sebesar 82,71 persen.

 

 
 
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan riau OJK
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top