Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tenaga Medis di Muba Serukan Indonesia Jangan Menyerah

Tenaga medis di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, menyerukan tagar #Indonesiajanganmenyerah untuk menyemangati warganet agar tak pasrah dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 23 Mei 2020  |  15:10 WIB
Ilustrasi penanganan pasien corona. - Antara
Ilustrasi penanganan pasien corona. - Antara

Bisnis.com, PALEMBANG – Tenaga medis di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, menyerukan tagar #Indonesiajanganmenyerah untuk menyemangati warganet agar tidak pasrah dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Bahkan, tagar inipun sempat viral di media sosial dan menjadi penyemangat warganet dan masyarakat untuk melawan Covid-19 serta patuh terhadap protokol kesehatan. 

Perwakilan tim isolasi Covid-19 RSUD Bayung Lencir, Kabupaten Muba, Rismawati, mengatakan pihaknya tetap semangat dan tidak akan menyerah sampai wabah selesai.

Menurut dia, saat ini kata menyerah bukan sesuatu yang harus dilakukan tetapi rasa semangat dan optimisme menjadi pendorong untuk melawan wabah Covid-19 agar tidak meluas. 

“Ini tanggung jawab kita bersama, Covid-19 musuh kita. Tetap sehat dan tidak boleh menyerah,” tutur Rismawati.

Sebelumnya, apresiasi terhadap kinerja tim medis yang menangani pasien Covid-19 di Muba datang dari Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex.

Terhitung sejak Rabu (13/5/2020), Dodi Reza mulai mencairkan insentif yang bersumber dari APBD kepada tenaga medis dan pegawai nonmedis yang terlibat dalam penanganan Covid-19. 

Di RSUD Sekayu, misalnya, sekitar 960 tenaga medis dan nonmedis yang terlibat dalam penanganan wabah Covid-19 mendapat alokasi Rp6,29 miliar untuk 3 bulan pencairan insentif. 

Kepala Dinas Kesehatan Muba Azmi Dariusmansyah mengatakan insentif tenaga medis bukan hanya diberikan untuk PNS di RSUD, namun juga pegawai tetap, mulai dokter spesialis hingga tenaga medis.  Anggaran serupa juga digelontorkan untuk RSUD Bayung Lencir dan Sungai Lilin.

“Jumlah insentif anggaran seluruh Rp18,39 miliar untuk mengakomodasi insentif 1.410 jumlah tenaga medis dan nonmedis di Muba,” kata Azmi.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex mengatakan reward berupa insentif tersebut merupakan upaya Pemkab Muba memberikan semangat bagi tenaga medis maupun nonmedis yang terlibat dalam penanganan Covid-19. 

"Insentif ini diberi menggunakan APBD Muba, kami berharap bisa sedikit menghilangkan rasa lelah mereka yang berada di garda terdepan penanganan Covid-19 di Muba," ujarnya. 

Dodi mengatakan pihaknya juga tidak hanya menyiapkan insentif, tetapi juga telah menyiapkan anggaran proteksi diri tim medis penanganan Covid-19  untuk santunan jika ada tenaga medis dan nonmedis yang sakit atau meninggal dunia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona musi banyuasin
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top