Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BDK Pekanbaru: Pendaftaran PKN STAN Masih Tunggu Keputusan Sekjen Kemenkeu

Balai Diklat Keuangan Pekanbaru mengumumkan kemungkinan besar tidak akan membuka pendaftaran masuk Politeknik Keuangan Negara (PKN) Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) pada tahun ini.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 29 April 2020  |  12:20 WIB
Ilustrasi: Tugu Zapin Kota Pekanbaru - indonesia.travel
Ilustrasi: Tugu Zapin Kota Pekanbaru - indonesia.travel

Bisnis.com, PEKANBARU - Balai Diklat Keuangan Pekanbaru mengumumkan kemungkinan besar tidak akan membuka pendaftaran masuk Politeknik Keuangan Negara (PKN) Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) pada tahun ini.

Misail Palagia, Kepala BDK Pekanbaru, menjelaskan bahwa proses pendaftaran PKN STAN memiliki rentang waktu yang panjang yang saat ini terkendala pelaksanaannya akibat wabah Covid-19. Adapun sejauh ini, Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait pendaftaran PKN STAN.

“Hampir dipastikan tahun ini kemungkinan besar tidak akan membuka pendaftaran karena proses pendaftaran STAN sendiri kan memiliki rentang waktu yang panjang karena ada proses lelang,” kata Misail melalui konferensi pers virtual, Selasa (28/4/2020).

Dirinya melanjutkan bahwa anggaran yang dihemat oleh PKN STAN saat ini telah diserahkan ke Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK),

Adapun proses belajar mengajar di PKN STAN saat ini masih dilakukan secara daring dan belum ada aktivitas tatap muka.

Berdasarkan laporan BDK Pekanbaru, terdapat total 125 peserta diklat pada kuartal I/2020. Sementara itu, sudah ada 5.861 jamlator diklat yang didistribusikan.

Adapun, BDK Pekanbaru mendapatkan pagu belanja senilai Rp10,12 miliar untuk tahun anggaran 2020 yang sudah terealisasi senilai Rp2,51 miliar selama periode tiga bulan pertama tahun ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pekanbaru Virus Corona Sekolah Tinggi Akuntansi Negara
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top