Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemprov Bangka Belitung Siapkan Bantuan untuk Pedagang

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan memberikan bantuan dana kepada pedagang sebagai stimulus menggerakkan roda perekonomian di daerah tersebut.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 April 2020  |  19:38 WIB
Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan (kanan) bersama Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Anang Syarif Hidayat (kedua kanan) meninjau pasar tradisional. - Antara/Ahmadi
Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan (kanan) bersama Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Anang Syarif Hidayat (kedua kanan) meninjau pasar tradisional. - Antara/Ahmadi

Bisnis.com, MANGGAR – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan memberikan bantuan dana kepada pedagang sebagai stimulus menggerakkan roda perekonomian di daerah tersebut.

"Saya minta dinas terkait mendata jumlah pedagang dan dalam waktu dekat kita salurkan dana stimulus untuk menstabilkan perekonomian warga," kata Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan melalui rilis yang diterima di Manggar, ibu kota Kabupaten Belitung Timur, pada Kamis (9/4/2020).

Dia menjelaskan penyaluran stimulus ekonomi itu merupakan langkah untuk menyikapi kondisi ekonomi warga yang mulai menunjukkan grafik penurunan akibat pandemi virus corona jenis baru COVID-19.

"Kondisi tidak hanya dialami pedagang di Belitung Timur saja, tetapi juga daerah lain. Oleh karena itu, program bantuan stimulus ekonomi dapat segera dikucurkan kepada yang memerlukan," ujarnya.

Selain bantuan stimulus ekonomi bagi UMKM, pemerintah juga akan memberikan bantuan langsung tunai bagi masyarakat ekonomi kecil yang terdampak.

"Bantuan untuk masyarakat sekitar Rp620.000 untuk setiap kepala keluarga. Nanti yang mendapatkannya sesuai dengan basis data terpadu,” ujar Erzaldi.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan DPMPTSPP Kabupaten Belitung Timur Asep Suhayanto mengatakan selain omzet turun, juga banyak toko dan lapak pedagang yang tutup.

“Terjadi pengurangan aktivitas berdagang karena turunnya omzet. Jumlah pedagang yang berkurang saat kondisi corona dikarenakan ada yang waktu jualannya dikurangi dari 7 hari menjadi 5 hari saja,” ungkap Asep.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pasar belitung timur bangka belitung pedagang kaki lima Virus Corona covid-19

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top