Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mengawal Penyaluran Dana Penanganan COVID-19 di Kepri

Wakil Ketua III DPRD Kepulauan Riau (Kepri) dr. Afrizal Dachlan mengatakan pihaknya akan mengawal penyaluran dana penanganan COVID-19 di Provinsi Kepri. Khususnya penyaluran dana untuk proses pencegahan yang memang menjadi fokus pemerintah saat ini.
Bobi Bani
Bobi Bani - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  17:39 WIB
Ilustrasi Virus Corona (COVID/19)
Ilustrasi Virus Corona (COVID/19)

Bisnis.com, BATAM - Wakil Ketua III DPRD Kepulauan Riau (Kepri) dr. Afrizal Dachlan mengatakan pihaknya akan mengawal penyaluran dana penanganan COVID-19 di Provinsi Kepri. Khususnya penyaluran dana untuk proses pencegahan yang memang menjadi fokus pemerintah saat ini.

“Kita akan kawal ketat khususnya untuk pencegahan ini. Tapi kita akan dorong dulu untuk penyelesaiain kondisi darurat COVID-19 ini,” kata Afrizal.

Untuk diketahui, Pemprov Kepri mengalokasikan anggaran hingga Rp40 miliar untuk penanganan dan pencegahan wabah COVID-19. Untuk memenuhi angka itu, sejumlah kegiatan akan dialihkan, salah satunya memotong anggaran perjalanan dinas, beberapa rapat koordinasi, pelatihan-pelatihan dan sejumlah kegiatan yang bisa ditangguhkan.

Terkait dengan jaminan keamanan kesehatan, khususnya untuk masyarakat Kecamatan Galang, lokasi dimana rumah sakit khusus infeksi yang baru saja dibangun, Afrizal juga mengaku akan mendorong pemerinah untuk menjamin hal tersebut.

“Kewajiban pemerintah menjamin kebutuhan dasar masyarakat, termasuk kesehatan, tidak saja di Galang. COVID-19 ini menyerang di mana-mana itu semua tanggung jawab pemerintah, melakukan pencegahan, ataupun proses isolasi.

Pokoknya pemerintah menjamin. Jamkesda untuk daerah Kepri tetap dianggarkan untuk masyarakat yang tidak mampu yang tidak tertanggung BPJS atau belum terdaftar. Untuk warga yang ada di Galang, jangan khawatir, kami akan damping terus,” kata Afrizal lagi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Tjetjep Yudayana mengatakan, pemerintah pasti akan memperhatikan masyarakat yang bersentuhan langsung dengan kebijakan yang dibuat pemerintah.

Terkait rencana pemerintah mendirikan rumah sakit khusus Corona di Ex Camp Vietnam, Pulau Galang, Kecamatan Galang, Batam, pemerintah akan memberikan jaminan kesehatan secara penuh kepada seluruh masyarakat di Kecamatan Galang.

Jika sebelumnya jaminan kesehatan di daerah hanya untuk masyarakat yang tidak mampu dan menanggung beberapa jenis penyakit saja, untuk masyarakat Kecamatan Galang akan ditingkatkan.

Jaminan itu nantinya akan meliputi semua jenis penyakit dan seluruh masyarakat di Kecamatan Galang. Hal ini juga akan mengawasi jalanya layanan bagi masyarakat yang harus mendapatkan penanganan medis.

“Saya ingin sampaikan, jaminan kesehatan bagi penduduk wilayah galang nomor satu. Bentuknya Jamkesda, penyakit apapun pemerintah yang tanggung nanti kolaborasi provinsi dan pemko (Provinsi Kepri dan Pemerintah Kota Batam), kami akan rancang. Tidak hanya infeksi, penyakit lain, penyakit jantung atau apapun, untuk warga akan diprioritaskan.

Pemerintah harus hadir dikala kereshan dirasakan dengan cara menjamin kesehatan, bagi masyarakat setempat,” kata Tjetjep seusai melakukan sosialisasi rencana pembangunan rumah sakit khusus corona di halaman Kantor Kecamatan Galang pada Kamis (5/3) lalu.(K41)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batam
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top