Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Salat Berjamaah hingga Resepsi Pernikahan Ditiadakan karena Virus Corona

Pemerintah Provinsi Riau mengeluarkan imbauan agar masyarakat menunda kegiatan keagamaan dan resepsi pernikahan untuk sementara waktu. Hal itu dilakukan dalam rangka membendung penyebaran virus corona (Covid-19) di Bumi Lancang Kuning.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 26 Maret 2020  |  11:59 WIB
Umat muslim melaksanakan salat Idulfitri 1440 H, di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Rabu (5/6/2019). - Reuters/Willy Kurniawan
Umat muslim melaksanakan salat Idulfitri 1440 H, di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Rabu (5/6/2019). - Reuters/Willy Kurniawan

Bisnis.com, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengeluarkan imbauan agar masyarakat menunda kegiatan keagamaan dan resepsi pernikahan untuk sementara waktu. Hal itu dilakukan dalam rangka membendung penyebaran virus corona (Covid-19) di Bumi Lancang Kuning.

Gubernur Riau Syamsuar mengimbau tokoh agama, masyarakat, dan adat beragama Islam di Provinsi Riau untuk meniadakan salat berjamaan di masjid, termasuk salat Jumat dan ceramah.

Masyarakat pun diharapkan menghindari keramaian di rumah ibadahuntuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Sekjen MUI Riau menyampaikan sepakat kepada kami. Di masjid itu ada orang salat, tapi tidak berjamaah lagi. Yang berjamaah itu paling-paling imam dan bilal. Dan masjid tetap mengumandangkan azan,” kata Syamsuar seperti dikutip dari Laman Resmi Pemprov Riau, Kamis (26/3/2020).

Adapun, pembatasan kegiatan keagamaan tersebut tak hanya untuk di masjid. Syamsuar mengungkapkan ibadah di gereja, vihara, dan pura yang melibatkan jemaah banyak juga dibatasi dan para tokoh agama telah sepakat untuk itu.

Selanjutnya, masyarakat yang ingin melakukan resepsi pernikahan juga dianjurkan untuk menundanya. Sementara pelaksanaan akad masih diperbolehkan apabila tidak melibatnya banyak orang.

“Acara pernikahan kami harap ditiadakan atau ditunda dulu untuk masa yang akan datang,” tutur Syamsuar.

Sejauh ini, terdapat satu orang pasien yang positiv Covid-19 di Riau. Sementara jumlah orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 2.438 orang dengan 4 orang di antaranya telah selesai dari pemantauan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau Virus Corona
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top