Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sebanyak 10.000 Alat Pelindung Diri Masuk ke Sumut Akhir Pekan Ini

Sebanyak 10.000 Alat Pelindung Diri (APD) akan masuk ke Sumatra Utara, untuk menunjang penanganan pasien terkait Covid-19.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 20 Maret 2020  |  20:39 WIB
Ilustrasi. - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Ilustrasi. - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, MEDAN — Sebanyak 10.000 Alat Pelindung Diri (APD) akan masuk ke Sumatra Utara, untuk menunjang penanganan pasien terkait Covid-19.

Kepala Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumut Riadil Akhir Lubis mengatakan pihaknya saat ini sedang memesan APD sebanyak 10.000 pcs.

Penambahan jumlah APD untuk mendukung kelengkapan tenaga medis di rumah sakit penanganan Covid-19. Dirinya memperkirakan tambahan APD akan tiba di posko pada akhir pekan ini.

"Kita akan menyediakan ini [APD] sebanyak 10.000. Paling cepat besok atau lusa untuk masuk ke posko kita," katanya dalam konferensi pers dikutip, Jumat (20/3/2020).

Sebelumnya, Humas RSUP Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak mengatakan RS Adam Malik saat ini membutuhkan tambahan alat pelindung diri atau APD. Meski tidak menyebutkan jumlah ketersediaan saat ini, stok yang ada hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam beberapa minggu mendatang.

"Trennya [kasus terkait Covid-19] semakin meningkat. Kami punya kekhawatiran stok tidak cukup," katanya.

Dikutip dari laman resminya per 20 Maret 2020 pukul 13.00 WIB, RSUP Adam Malik saat ini merawat 13 Pasien Dalam Pemantauan (PDP). Adapun, 3 pasien negatif Covid-19. Sedangkan kasus positif Covid-19 tercatat dua pasien, di mana satu pasien meninggal dunia dan satu pasien masih dirawat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut Virus Corona
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top