Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BPOM Kota Palembang Imbau Tak Sembarang Racik Hand Sanitizer

Masyarakat diimbau agar tidak sembarang membuat hand sanitizer yang berbahan dasar alkohol secara mandiri.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 19 Maret 2020  |  17:43 WIB
Ilustrasi. - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Ilustrasi. - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, PALEMBANG — Masyarakat diimbau agar tidak sembarang membuat hand sanitizer yang berbahan dasar alkohol secara mandiri.

Himbauan tersebut disampaikan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Palembang seiring maraknya pembuatan hand sanitizer di kalangan masyarakat untuk menjaga kebersihan dan terhindar dari wabah virus Corona.

Kepala BPOM Kota Palembang, Arofah Nurfahmi, mengatakan prosedur pembuatan hand sanitizer sudah diatur sesuai dengan standar WHO. 

“Kalau mau buat sendiri bahan baku alkohol sekarang juga susah, kedua yang ditakutkan adalah takarannya tidak tepat sasaran,” katanya, Kamis (18/3/2020).

Aroffah menjelaskan takaran yang sudah menjadi standar pembuatan hand sanitizer sesuai arahan WHO, yakni alkohol 833 CC untuk etanol 96 persen, Hidrogen Peroksida (H202) untuk 3 persen 41,7 CC dan 14,5 gliserol. 

"Adanya gliserol untuk melembabkan kulit, bahan ini banyak dipergunakan produk kecantikan,” katanya.

Pasca dibuat pun hand sanitizer belum bisa langsung dipergunakan karena harus didiamkan terlebih dahulu untuk memastikan benar-benar steril. 

"Makanya kita tidak anjurkan untuk masyarakat untuk membuat hand sanitizer sendiri. Lebih sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir malah lebih efektif," jelasnya.

Sejauh ini, sudah cukup banyak instansi yang telah meminta bantuan dari BPOM untuk minta dibuatkan hand sanitizer. D iantaranya adalah Pemerintah Kota Palembang sebanyak 300 botol dan Kesdam. 

"Hanya saja kami masih menunggu botol spraynya, sementara untuk ketersediaan bahan baku masih terus diupayakan," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palembang
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top