Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Terima Kunjungan Komisi VI DPR, Gubsu Curhat Pupuk Subsidi

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyebutkan alokasi pupuk subsidi yang tidak mencukupi menjadi tantangan dalam mewujudkan Sumut yang makmur dan agraris.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 29 Februari 2020  |  07:11 WIB
Calon Gubernur Sumatera Utara nomor urut satu Edy Rahmayadi (kanan) didampingi istri Nawal Lubis. - Antara
Calon Gubernur Sumatera Utara nomor urut satu Edy Rahmayadi (kanan) didampingi istri Nawal Lubis. - Antara
Bisnis.com, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyebutkan alokasi pupuk subsidi yang tidak mencukupi menjadi tantangan dalam mewujudkan Sumut yang makmur dan agraris. 
 
Hal ini disampaikan Gubernur saat menerima kunjungan Komisi VI DPR dalam rangka reses masa persidangan II tahun sidang 2019-2020, pada Jumat (28/2/2020). 
 
Edy menyampaikan ada kesalahan pencatatan luas lahan penerima pupuk subsidi yang dikeluarkan oleh kementerian terkait. Luas lahan yang memperoleh pupuk subsidi tercatat sekitar 245.953 hektare, dari semestinya sekitar 397.000 hektare. 
 
Dengan demikian, ada selisih 150.994 hektare lahan yang tidak mendapat pupuk subsidi. Kondisi ini mengakibatkan alokasi pupuk subsidi yang diterima Sumatra Utara tidak mencukupi kebutuhan. 
 
Dia berharap Komisi VI dapat membantu menyelesaikan persoalan pupuk subsidi ini, sehingga kekurangan pupuk subsidi dapat segera teratasi.  
 
"Kami sudah surati pusat bahwa ada kesalahan di tahun ini tentang luas lahan pertanian kami yang mendapat pupuk subsidi," katanya saat menerima kunjungan. 
 
Data Pupuk Indonesia Holding Company mencatat realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di Sumatra Utara sebesar 317.129 ton atau 99% dari alokasi pada 2019 sebesar 320.060 ton. Adapun, hingga 23 Februari 2020, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di Sumut sebesar 18.592 ton atau 8% dari alokasi pada 2020 sebesar 228.336 ton. 
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut edy rahmayadi
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top