Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Di Atas Nasional, Inflasi Sumut Januari 2020 Masih Terkendali

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatra Utara mencatat perkembangan harga di Sumatra Utara mengalami inflasi sebesar 0,57% pada Januari 2020 dengan indeks harga konsumen (IHK) 103,06, di atas angka nasional sebesar 0,39%.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 03 Februari 2020  |  15:30 WIB
Beberapa komoditas yang memberikan andil terhadap inflasi seperti minyak goreng, rokok putih, bawang merah, cabai merah, biaya keamanan, cabai rawit, rokok kretek.  - Antara
Beberapa komoditas yang memberikan andil terhadap inflasi seperti minyak goreng, rokok putih, bawang merah, cabai merah, biaya keamanan, cabai rawit, rokok kretek. - Antara

Bisnis.com, MEDAN - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatra Utara mencatat perkembangan harga di Sumatra Utara mengalami inflasi sebesar 0,57% pada Januari 2020 dengan indeks harga konsumen (IHK) 103,06, di atas angka nasional sebesar 0,39%.

Kepala BPS Sumut Syech Suhaimi menyampaikan inflasi Sumut pada Januari 2020 masih cukup terkendali, meski di atas angka nasional. Sebab, tingka inflasi pada Januari 2020 masih di bawah Januari 2018.

Berdasarkan perkembangan inflasi Sumut secara bulanan, tingkat inflasi pada Januari 2018 sebesar 0,69%. Adapun, tingkat inflasi pada Januari 2019 sebesar 0,22%.

"Cukup wajar pada Januari, apalagi inflasi ini masih sangat dipengaruhi kenaikan harga Desember. Sehingga nanti di Maret dan April inflasi kita lebih rendah dari Januari," katanya di Medan pada Senin (3/2/2020).

Kenaikan harga tersebut terjadi di seluruh kota IHK yakni Sibolga sebesar 0,20%, Pematangsiantar 0,62%, Medan 0,58%, Padangsidimpuan 0,32%, dan Gunung Sitoli 1,31%. Dengan demikian, tingkat inflasi year on year gabungan 5 kota IHK di Sumatra Utara sebesar 1,76%.

"Tahun ini BPS menambah satu kota IHK yakni Gunung Sitoli," imbuhnya.

Khusus untuk Kota Medan, kelompok pengeluaran yang memberikan andil inflasi terbesar yakni kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,99%. Kelompok ini memberikan andil inflasi sebesar 0,62%.

Beberapa komoditas yang memberikan andil terhadap inflasi seperti minyak goreng, rokok putih, bawang merah, cabai merah, biaya keamanan, cabai rawit, rokok kretek.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inflasi sumut
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top