Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Banyak Turis Asing, Bank Nagari Buka Layanan Valas di Mentawai dan Bukittinggi

Bank Nagari, BPD Sumatra Barat membuka layanan transaksi valuta asing di wilayah wisata kepulauan Mentawai dan Bukittinggi yang selama ini menjadi tujuan wisata favorit bagi wisatawan asing di Ranah Minang.
Irsad
Irsad - Bisnis.com 18 Desember 2019  |  15:17 WIB
Bank Nagari. - JIBI
Bank Nagari. - JIBI

Bisnis.com, PADANG-- Bank Nagari, BPD Sumatra Barat membuka layanan transaksi valuta asing di wilayah  wisata kepulauan Mentawai dan Bukittinggi yang selama ini menjadi tujuan wisata favorit bagi wisatawan asing di Ranah Minang.

Catatan Dinas Pariwisata kedua daerah itu menunjukkan jumlah wisatawan asing ke Mentawai mencapai 10 ribu hingga 12 ribu orang dan ke Bukittinggi sekitar 6.000 orang pertahun.

Khusus wisatawan ke kepulauan Mentawai merupakan wisatawan dengan minat khusus, yaitu pecinta surfing dengan bajet belanja cukup tinggi.

Direktur Keuangan Bank Nagari Muhammad Irsyad mengatakan pihaknya ingin mengambil peluang dari lumayan banyaknya turis mancanegara yang berkunjung ke Mentawai dan Bukittinggi dengan menyediakan layanan penukaran mata uang asing berupa US$, Euro, Yen hingga Riyal.

"Sebagai bank devisa, kami ingin memberikan layanan menyeluruh dalam membantu pengembangan potensi ekonomi di Sumbar. Kunjungan wisatawan asing adalah peluang bagi kami untuk menggarap jasa pertukaran mata uang," ujarnya di Padang, Rabu (18/12).

Layanan pertukaran mata uang asing, tambahnya, diharapkan terus bertambah di area wisata  yang dikunjungi oleh wisatawan asing, sehingga hal ini tidak  hanya dilihat sebagai bisnis jasa keuangan saja, tapi juga bentuk dukungan dalam pengembangan pariwisata yang diminati oleh turis asing.

 Dalam hal ini, lanjutnya, langkah perseroan juga bisa mendorong makin banyaknya muncul usaha money changer di kawasan wisata di Ranah Minang.

Sedangkan, Kepala Humas Bank Nagari, Aulia Alfadil menambahkan layanan penukaran valas di Mentawai dan Bukittingi itu sudah diresmikan sejak Senin pekan ini yang bertempat di  Kantor Bank Nagari Cabang Mentawai di Tuapejat yang diresmikan oleh Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet bersama dengan Direktur Keuangan Bank Nagari, Muhammad Irsyad, dan pejabat Bank Indonesia Kanwil Sumbar.

Menurutnya, keberadaan layanan jasa pertukaran mata uang asing di Bank Nagari cabang Mentawai juga bertujuan untuk menyetop kegiatan transaksi valas ilegal yang kini marak di kabupaten kepulauan di Samudera Hindia tersebut.

"Sekalipun Mentawai itu ramai turisnya dengan tipe turis kelas A yang tingkat belanjanya tinggi, tapi belum ada jasa pertukaran uang asing resmi di sana, termasuk money changer sekalipun. Nah Bank Nagari coba menata ini. Ini juga kami lakukan di Bukittinggi dengan tujuan yang agak berbeda karena di sana sudah ada jasa tukar mata uang," katanya.

Aulia mengatakan lagi, pembukaan layanan penukaran mata uang asing di Bank Nagari Cabang Mentawai di Tuapejat itu akan dilanjutkan dengan membuka layanan serupa di dua kantor Bank Nagari lainnya di Mentawai, yaitu di Kecamatan Siberut Selatan dan Sikabaluan pada 2020.

Sementara itu, Bupati Yudas Sabaggalet menyatakan terima kasihnya atas pembukaan layanan valas itu di Mentawai yang memang ditunggu- tunggu untuk memajukan  wisata minat khusus selancar ombak atau surfing.

"Wisata surfing ini jadi potensi ekonomi utama bagi kami karena tingginya minat wisatawan asing. Kami harapkan Bank Nagari terus memberikan peran yang lebih besar demi lebih berkembangnya pariwisata berorientasi turis asing di Mentawai," ujarnya.

Yudas menilai pembukaan layanan penukaran mata uang asing di  Mentawai ini merupakan sejarah baru bagi daerah tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank nagari mentawai
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top