Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Turis Asing Banyak, Bank Nagari Buka Layanan Valas di Mentawai & Bukittinggi

Bank Nagari, BPD Sumatra Barat, membuka layanan transaksi valuta asing di wilayah wisata kepulauan Mentawai dan Bukittinggi yang selama ini menjadi tujuan wisata favorit bagi wisatawan asing di Ranah Minang.
Irsad
Irsad - Bisnis.com 18 Desember 2019  |  15:12 WIB
Siluet wisatawan mancanegara membawa papan surfing (selancar) di Pantai Mapadegat, Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat. - Antara/Iggoy el Fitra
Siluet wisatawan mancanegara membawa papan surfing (selancar) di Pantai Mapadegat, Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat. - Antara/Iggoy el Fitra

Bisnis.com, PADANG – Bank Nagari, BPD Sumatra Barat, membuka layanan transaksi valuta asing di wilayah wisata kepulauan Mentawai dan Bukittinggi yang selama ini menjadi tujuan wisata favorit bagi wisatawan asing di Ranah Minang.

Catatan Dinas Pariwisata Sumbar menunjukkan jumlah wisatawan asing ke Mentawai mencapai 10.000 hingga 12.000 orang dan ke Bukittinggi sekitar 6.000 orang per tahun.

Khusus wisatawan ke Kepulauan Mentawai merupakan wisatawan dengan minat khusus, yaitu pecinta surfing dengan bujet belanja cukup tinggi.

Direktur Keuangan Bank Nagari Muhammad Irsyad mengatakan pihaknya ingin mengambil peluang dari lumayan banyaknya turis mancanegara yang berkunjung ke Mentawai dan Bukittinggi dengan menyediakan layanan penukaran mata uang asing berupa dolar AS, euro, yen, dan riyal.

"Sebagai bank devisa, kami ingin memberikan layanan menyeluruh dalam membantu pengembangan potensi ekonomi di Sumbar. Kunjungan wisatawan asing adalah peluang bagi kami untuk menggarap jasa pertukaran mata uang," ujarnya di Padang pada Rabu (18/12/2019).

Layanan pertukaran mata uang asing, tambahnya, diharapkan terus bertambah di area wisata yang dikunjungi oleh wisatawan asing, sehingga hal ini tidak hanya dilihat sebagai bisnis jasa keuangan, tapi juga bentuk dukungan dalam pengembangan pariwisata yang diminati oleh turis asing.

Dalam hal ini, lanjut Irsyad, langkah perseroan juga bisa mendorong makin banyaknya muncul usaha money changer di kawasan wisata di Ranah Minang.

Kepala Humas Bank Nagari Aulia Alfadil menambahkan layanan penukaran valas di Mentawai dan Bukittingi itu sudah diresmikan sejak Senin (16/12/2019) di Kantor Bank Nagari Cabang Mentawai di Tuapejat yang diresmikan oleh Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet bersama dengan Direktur Keuangan Bank Nagari Muhammad Irsyad dan pejabat Bank Indonesia Kanwil Sumbar.

Menurutnya, keberadaan layanan jasa pertukaran mata uang asing di Bank Nagari cabang Mentawai juga bertujuan menyetop kegiatan transaksi valas ilegal yang kini marak di kabupaten kepulauan di Samudera Hindia tersebut.

"Sekalipun Mentawai itu ramai turisnya dengan tipe turis kelas A yang tingkat belanjanya tinggi, belum ada jasa pertukaran uang asing resmi di sana, termasuk money changer sekalipun. Bank Nagari coba menata ini. Ini juga kami lakukan di Bukittinggi dengan tujuan yang agak berbeda karena di sana sudah ada jasa tukar mata uang," katanya.

Aulia mengatakan lagi bahwa pembukaan layanan penukaran mata uang asing di Bank Nagari cabang Mentawai di Tuapejat itu akan dilanjutkan dengan membuka layanan serupa di dua kantor Bank Nagari lainnya di Mentawai yaitu di Kecamatan Siberut Selatan dan Sikabaluan pada 2020.

Sementara itu, Bupati Yudas Sabaggalet menyatakan terima kasihnya atas pembukaan layanan valas itu di Mentawai yang memang ditunggu-tunggu untuk memajukan wisata minat khususnya surfing.

"Wisata surfing ini jadi potensi ekonomi utama bagi kami karena tingginya minat wisatawan asing. Kami harapkan Bank Nagari terus memberikan peran yang lebih besar demi lebih berkembangnya pariwisata berorientasi turis asing di Mentawai," ujarnya.

Yudas menilai pembukaan layanan penukaran mata uang asing di Mentawai ini merupakan sejarah baru bagi daerah tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mentawai bukittinggi bank nagari
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top