Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Malaysia Minati Produk Ikan Patin Asal Riau

Negara Bagian Perlis Malaysia menyatakan minatnya terhadap produksi ikan patin asal Provinsi Riau. Pemda berharap bisa memacu hal itu bisa memacu produksi lokal semakin meningkat.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 11 November 2019  |  17:37 WIB
Ikan patin - Antara
Ikan patin - Antara

Bisnis.com, PEKANBARU -- Negara Bagian Perlis Malaysia menyatakan minatnya terhadap produksi ikan patin asal Provinsi Riau. Pemda berharap bisa memacu hal itu bisa memacu produksi lokal semakin meningkat.

Raja Muda Perlis Tuanku Syed Faizuddin menyatakan produksi patin di Malaysia juga ada dan paling banyak di negara bagian Pahang.

"Berbanding [kalau] di Malaysia, yang banyak patin itu di Pahang, di sini nampaknya suatu kelebihan dan saya lihat ini suatu potensi Riau boleh mengekspor ikan patin ke Perlis Malaysia," ujarnya saat di Pekanbaru, Senin (11/11/2019).

Menurut dia, ikan patin adalah jenis makanan favorit masyarakat Malaysia, dan ada banyak menu masakan olahan yang ditawarkan dari bahan dasar patin.

Selama ini, ekspor patin yang dilakukan Riau ke Malaysia, dinilai sudah dapat memenuhi kebutuhan pasar di negara tetangga tersebut.

Sementara itu Gubernur Riau Syamsuar mengatakan Riau punya potensi ikan patin yang besar. Salah satunya di Kabupaten Kampar, dengan produksi mencapai 20 ton perharinya.

"Ikan patin ini punya potensi tidak hanya untuk lokal tapi juga di pasar luar negeri, selain itu juga bisa dijadikan oleh-oleh bagi tamu wisatawan yang datang dari dalam dan luar negeri," ujarnya.

Sebelumnya gubernur telah mendatangi sentra ikan patin di Kampar. Di sana masyarakat diminta untuk meningkatkan usaha budidaya ikan patin sehingga bisa memenuhi standar pasar luar negeri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau malaysia ikan patin
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top