Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemkot Palembang Paparkan DED Restorasi Sungai Sekanak-Lambidaro

Pemerintah Kota Palembang memaparkan detail engineering design (DED) restorasi Sungai Sekanak dan Lambidaro.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 24 Oktober 2019  |  17:17 WIB
Wali Kota Palembang Harnojoyo memaparkan DED Restorasi Sungai Sekanak Lambidaro di Kementerian PUPR. - Istimewa
Wali Kota Palembang Harnojoyo memaparkan DED Restorasi Sungai Sekanak Lambidaro di Kementerian PUPR. - Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang memaparkan detail engineering design (DED) restorasi Sungai Sekanak dan Lambidaro ke pemerintah pusat sebagai tahapan dari proyek perbaikan anak Sungai Musi tersebut.

Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan Sungai Sekanak dan Lambidaro akan dimanfaatkan kembali sebagai jalur transportasi air, maka ada beberapa jembatan yang harus ditinggikan.

“Ada sekitar 18 buah jembatan yang akan ditinggikan, agar kapal-kapal bisa melintas di Sungai Sekanak Lambidaro itu,” katanya saat melakukan kunjungan ke Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Ditjen Sungai dan Pantai Kementerian PUPR RI di Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Harnojoyo mengemukakan Sungai Sekanak-Lambidaro memiliki panjang 11 kilometer yang melintasi langsung perkotaan.

Proyek restorasi tersebut, kata dia, dilakukan untuk memperdalam sungai dengan dikeruk dan ditata kembali hingga menjadi destinasi wisata.

Kasubdit Sungai Wilayah Barat Asdin Julaedy mengatakan bahwa konsep restorasi Sungai Sekanak-Lambidaro sudah matang.

“Sudah sangat bagus, konsepnya luar biasa, kalau memang ini bisa terlaksana, julukan ‘Venesia dari timur’ memang akan tersemat pada Kota Palembang,” katanya.

Namun demikian, kata Asdin, ada beberapa aspek yang harus diperhatikan Pemerintah Kota Palembang.

"Faktor yang paling penting untuk diperhatikan yakni faktor sosial, seperti pembebasan lahan. Jika faktor sosial itu cepat selesai, maka kita akan segera lakukan tender,” katanya.

Asdin menambahkan, prioritas utama Ditjen SDA saat ini adalah mengurangi atau mereduksi banjir.

"Oleh karena itu, penting juga, harus diperhatikan, dampak dari restorasi ini terhadap penguangan banjir, berapa persen bisa mengurangi dampak banjir di wilayah tersebut setelah direstorasi nanti,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palembang sungai musi Pemkot Palembang
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top