Okupansi Hotel di Riau Terdampak Asap, Agenda MICE Batal

Dampak kabut asap akibat karhutla di Riau terus meluas, salah satunya penurunan jumlah tamu yang menginap di hotel dan pembatalan agenda meeting, incentive, conference, and exhibition atau MICE.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 13 September 2019  |  17:28 WIB
Okupansi Hotel di Riau Terdampak Asap, Agenda MICE Batal
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan semakin berdampak buruk pada kualitas udara dan jarak pandang di Pekanbaru, Provinsi Riau. Pada Selasa (10/9/2019) pagi, sejumlah bangunan seperti Stadion Utama Pekanbaru di Jalan Naga Sakti Kecamatan Tampan, dan juga flyover di Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Soebrantas, seolah 'hilang' akibat ditelan kabut asap. JIBI/Bisnis - Arif Gunawan
Bisnis.com, PEKANBARU -- Dampak kabut asap akibat karhutla di Riau terus meluas, salah satunya penurunan jumlah tamu yang menginap di hotel dan pembatalan agenda meeting, incentive, conference, and exhibition atau MICE.
 
GM Labersa Grand Hotel Pekanbaru Yan Eka Putra mengatakan dampak kabut asap pada okupansi hotel bintang 5 itu sangat besar.
 
"Sangat besar pengaruhnya, okupansi kami jelas jatuh kurang lebih 50 persen penurunannya," katanya kepada Bisnis, Jumat (13/9/2019).
 
Tidak hanya sampai di situ, hotel yang memiliki fasilitas MICE itu juga merasakan dampak lain, yaitu adanya pembatalan beberapa event yang sudah direncanakan.
 
Sementara itu Ketua Asita Riau Dede Firmansyah mengatakan dari laporan beberapa pengelola hotel, bila dibandingkan Agustus lalu, pada September ini tingkat okupansi mengalami penurunan sangat besar.
 
Bahkan pengusaha hotel mengaku tingkat penurunan kunjungan tamu membuat operator sudah 'berdarah-darah'.
 
"Laporan dari hotel-hotel itu di bulan ini sudah berdarah-darah, intinya tidak ada yang menginap di hotel karena tamu tidak ada, tamu batal datang ke Riau karena asap," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Kabut Asap

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top