Edy Rahmayadi Ajak Bupati dan Wali Kota Rancang Grand Design Pembangunan Sumut

Grand Design atau Rencana Induk dibutuhkan dalam membangun Provinsi Sumatra Utara. Grand Design menjadi pedoman dalam pembangunan jangka panjang. Dengan begitu, pembangunan daerah dapat lebih terarah dan berkesinambungan.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 08 September 2019  |  20:59 WIB
Edy Rahmayadi Ajak Bupati dan Wali Kota Rancang Grand Design Pembangunan Sumut
Edy Rahmayadi (kedua kiri) - ANTARA/Nyoman Budhiana

Bisnis.com, MEDAN – Grand Design atau Rencana Induk dibutuhkan dalam membangun Provinsi Sumatra Utara. Grand Design menjadi pedoman dalam pembangunan jangka panjang. Dengan begitu, pembangunan daerah dapat lebih terarah dan berkesinambungan.

Untuk itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengajak seluruh bupati dan wali kota di Sumut, bersama-sama dirinya membuat grand design pembangunan di Sumut.

“Saya sering ngomong sama kepala daerah, mau dibuat apa? Kita harus punya grand design, selama satu tahun ini saya menyusun grand design untuk Sumatra Utara ini,” kata Gubernur Sumut Edy Rahmayadi lewat keterangan resminya, Mingguv (8/9/2019).

Edy menyampaikan hal itu saat menghadiri Focus Group Discussion yang diadakan Ikatan Keluarga Pakpak Dairi (IKEPADA) bersama dengan Yayasan Konstruksi dan Infrastruktur Indonesia (YAKIN- INDONESIA), di Gedung Graha LPJK, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (8/9/2019).

Grand design yang dimaksud merupakan rencana jangka pendek, menengah dan panjang. Jika tidak memiliki hal itu, kata Edy Rahamaydi, maka setiap pergantian kepala daerah, rencana pembangunan akan terus berubah.

Selain itu, Edy juga mengajak para kepala daerah, khususnya Pakpak Bharat dan Dairi yang hadir, untuk bersama-sama berdiskusi mengenai rencana pembangunan ke depan.

Edy yakin, jika bersama-sama membahas dan bersinergi, segala persoalan mengenai pembangunan akan cepat selesai. “Tapi jangan maunya cepat semua,” ujarnya.

Gubernur meminta agar semua pihak tidak lagi bicara perbedaan. Membicarakan kemajuan Sumatra Utara tidak bisa berdasarkan latar belakang seseorang. Ditegaskannya, hanya Pancasila yang menyatukan masyarakat. Tidak ada ideologi selain Pancasila yang pantas diterapkan di Indonesia.

Untuk kemajuan daerah Dairi dan Pakpak Bharat, Gubernur akan mengupayakan masuknya investor datang ke daerah tersebut. Dairi dan Pakpak Bharat memiliki potensi alam yang luar biasa. Tidak hanya itu, keduanya juga memiliki potensi pariwisata yang besar pula. Meski begitu, segala keperluan seperti infrastruktur juga harus dipersiapkan.

Plt. Bupati Pakpak Bharat Asren Nasution mengatakan Pakpak Bharat memang memiliki potensi alam yang luar biasa. Ia yakin, jika dikelola dengan baik, potensi alam yang luar biasa tersebut akan mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat di daerah itu.

Sementara itu Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu berharap pembangunan di daerah Dairi akan mensejahterakan masyarakatnya. Dairi juga memiliki potesi sumber daya alam yang luar biasa. Ia berharap Gubenur memberi dukungan agar mendatangkan investor ke daerah itu.

Ketua Umum Ikatan Keluarga Pakpak Dairi (Ikepada) Bachtiar Ravenala Ujung menyampaikan FGD tersebut diadakan untuk mendiskusikan solusi atau saran dalam upaya percepatan pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat dan Dairi agar sejajar dengan kabupaten lain.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sumut, edy rahmayadi

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top