Harmoni Merebak Saat Iduladha Antara Batam & Singapura

Kedekatan Kota Batam dengan negara jiran Singapura menghadirkan kesepahaman antarkeduanya dalam banyak hal. Kesepahaman yang terkadang berujung pada kolaborasi yang lahir secara alami seiring dengan berjalannya waktu.
Bobi Bani
Bobi Bani - Bisnis.com 10 Agustus 2019  |  20:28 WIB
Harmoni Merebak Saat Iduladha Antara Batam & Singapura
Panti Asuhan Ya Bunayya di Kecamatan Galang, Batam, menjadi salah satu lokasi tempat warga Singapura berbagi saat Idul Adha. - Bisnis/Bobi Bani

Bisnis.com, BATAM – Kedekatan Kota Batam dengan negara jiran Singapura menghadirkan kesepahaman antarkeduanya dalam banyak hal. Kesepahaman yang terkadang berujung pada kolaborasi yang lahir secara alami seiring dengan berjalannya waktu.

Salah satunya terlihat di setiap momen perayaan Iduladha. Pada momen ini, jangan heran kalau kita menyaksikan kehadiran umat Islam asal Singapura di berbagai kawasan panti asuhan, perkampungan, dan masjid-masjid di Batam untuk bersama-sama terlibat dalam penyembelihan hewan kurban.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam Ardiwinata menuturkan kedatangan masyarakat Singapura ke Batam untuk bersama-sama merayakan Iduladha ini terjalin sejak lama.

Kedatangan mereka terus menerus ada bahkan sudah sampai ke beberapa daerah lain seiring dengan konektivitas yang terjalin melalui kerja sama dengan agensi travel yang juga menawarkan jasa mereka kepada warga Singapura.

“Untuk di Batam ini kedatangan mereka warga Singapura menggunakan travel agent itu cuma salah satunya. Banyak juga warga Singapura yang memiliki keluarga di Batam, jadi banyak juga yang datang secara mandiri dan setiap tahun begitu,” kata Ardiwinata pada Sabtu (10/8).

Disbudpar, kata Ardiwinata, telah melihat momen ini sebagai salah satu ceruk untuk menghadirkan wisatawan mancanegara ke Batam lebih banyak lagi. Pihaknya telah memulai pergerakan untuk menarik wisman asal Singapura dan negara jiran lainnya melalui promosi momen kurban bersama dengan travel agent di Batam dan sekitarnya.

Seiring dengan rencana Pemkot Batam menghadirkan lebih banyak pilihan destinasi bagi wisman, salah satunya adalah wisata religi.

Ardi mengaku telah menyusun konsep wisata religi pada momen Iduladha ini. Seiring dengan selesainya pembangunan Masjid Agung Batam II, salah satu infrastruktur penunjang wisata religi di Batam yang menjadi masjid terbesar di Sumatra, Disbudpar akan menghadirkan festival kurban pada setiap perayaan hari raya haji ini.

“Festival ini nantinya dikemas dengan beragam kegiatan, sehingga bisa menadi satu pertunjukan menarik buat masyarakat sembari mereka menjalankan ibadah qurban ini, potensinya besar sekali. Kita berharap hubungan baik kita dengan Singapura semakin erat dan bisa saling mengisi,” tutur Ardiwinata.

Ketua Lembaga Amil Zakat (LAZ) Kota Batam, Syarifuddin menjelaskan hampir setiap tahun LAZ Kota Batam pasti mendapatkan dukungan dari warga Singapura dalam menghadirkan hewan kurban di Idul Adha. Untuk Idul Adha tahun 2019 ini, LAZ Kota Batam mendapatkan bantuan sebanyak 30 ekor Kambing qurban dari warga Singapura melalui agensi travel yang bekerja sama dengan LAZ Batam.

Pada prosesnya, warga Singapura yang akan berkurban membaur bersama masyarakat pada prosesi pemotongan hewan kurban di berbagai lokasi. Di sana mereka juga melakukan kegiatan sosial lain seperti memberikan bantuan untuk panti asuhan atau orang tua jompo.

“Orang Singapura itu suka bergaul dengan masyarakat, jadi biasanya mereka setelah melaksanakan salat di Singapura langsung menyeberang ke Batam untuk berkurban,” kata Syarifuddin.

Syarifuddin mengaku tidak memiliki data pasti mengenai jumlah hewan kurban yang berasal dari masyarakat Singapura untuk warga Batam.

Dari perkiraan jumlah agen perjalanan yang bekerja sama menyajikan paket wisata religi ini, dia meyakini tidak kurang dari 300 ekor hewan kurban di Batam bersumber dari warga Singapura.

Sementara itu, sampai H-2 Iduladha LAZ Batam mengumpulkan 135 ekor kambing dan 10 sapi yang akan disalurkan kepada masyarakat, khusunya masyarakat binaan LAZ Batam yang berada di pulau-pulau di pesisir Batam

Pulau-pulau itu di antaranya Pulau Air Mas, Selat Desa, Kampung Baru, Penurun, Gara, Bertam, Teluk Nipah, Pulau Panjang, Panti Asuhan Ya Bunayya di Rempang Cate, Air Lingka, Teluk Lengung, permukiman padat di Kampung Belian, dan di Kampung Dapur 12.

Ketua Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (Asita) Kepulauan Riau, Andika Lim, menuturkan ada beberapa agen perjalanan pada tahun ini yang berhasil menggaet dan memfasilitasi warga Singapura yang mau menjalani ibadah kurban.

Data yang berhasil dihimpun Andika sampai H-1 Idul Adha, ada sekitar 256 ekor kambing dan 3 ekor sapi di sekitar 7 lokasi yang tersebar di Kepri, dengan Batam sebagai daerah yang paling banyak.

Selama 3 hari, dari tanggal 11 hingga 13 Agustus 2019 nanti, sedikitnya 153 warga Singapura akan datang dan membaur dengan warga Batam.

Jumlah ini tentu akan lebih banyak, jika mengikutsertakan jumlah kambing dan sapi yang berasal dari warga Singapura lain yang tidak terdata oleh Asita karena mereka memang telah memiliki kenalan dan kerabat di Batam sehingga langsung membeli melalui saudaranya yang menetap di Batam.

Kondisi seperti ini, kata Andika lagi, sudah berlangsung hampir setiap tahun dan sudah dioptimalkan oleh beberapa biro travel di Batam. "Dari 1990-an sudah begini,sudah berlangsung cukup lama, lebih kurang seperti ini juga dari dulu," kata Andika.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
batam, idul adha

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top