Rencana Tol Sungai Deli Medan Dimatangkan

Pencanangan pembangunan Tol Sungai akan dilaksanakan pada 15 Agustus mendatang.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 08 Agustus 2019  |  20:37 WIB
Rencana Tol Sungai Deli Medan Dimatangkan
Sungai Deli. - Google

Bisnis.com, MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatra Utara (Sumut) berkomitmen untuk memperbaiki dan melestarikan, serta memperindah Sumut. Salah satunya, melalui rencana normalisasi sungai dan pembangunan tol sungai.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengapresiasi Pemprov Sumut atas komitmen tersebut. Dia mengatakan pada pertemuan-pertemuan sebelumnya, Gubernur Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah kerap kali memintanya agar datang bersama tim untuk berbagi tentang aksi penyelamatan Sungai Citarum.

Tentang solusi permasalahan lingkungan terkait normalisasi sungai, kata Doni, hanya bisa diselesaikan dengan sinergitas dan konsep kesatuan komando. Menurut pengalamannya, apabila masing-masing dinas atau pihak terkait masih bekerja sendiri-sendiri maka akan sulit untuk melakukan upaya-upaya pengembalian fungsi ekosistem dan konservasi.

“Untuk itu, saya mengajak Bapak Bupati dan Wali Kota, serta seluruh pihak yang hadir di sini untuk bertekad membantu Pemerintah Provinsi Sumut mengembalikan fungsi ekosistem. Mumpung Gubernurnya mau dan memiliki komitmen, mari didorong. Termasuk juga dengan pihak media,” ujar Doni, Kamis (8/8/2019).

Terkait pembangunan tol sungai, Doni menyarankan untuk memperhatikan berbagai aspek kerugian serta perubahan ekosistem, sempadan sungai, dan kondisi pepohonan di sekitar sungai.

Kepada para peserta Rakor, Kepala BNPB juga berbagi pengalaman tentang usaha penyelamatan Sungai Citarum di Jawa Barat, yakni sungai yang pernah dinobatkan sebagai sungai terkotor di dunia. Sungai Citarum sepanjang 269 kilometer dibagi menjadi 23 sektor dan dipimpin masing-masing kolonel yang membawahi 200 prajurit. Menetap dan bergaul dengan masyarakat setempat, tim melakukan pendekatan emosi. Hal itu mampu menggugah masyarakat untuk turut membantu dan menjaga lingkungan.

“Kini, perlahan-lahan keadaan Sungai Citarum telah jauh membaik. Sungai yang biasanya banjir hingga 5 hari berkurang menjadi 1 hari, kedalaman hingga bahu kini hanya selutut,” ungkap Doni.

Sebelumnya, Gubernur Edy Rahmayadi mengatakan tugas mereka lebih berat dari Kopassus atau Satuan Kostrad, sebab bencana datangnya tidak mengenal waktu. “Untuk itu, harus selalu siap siaga,” katanya.

Edy Rahmayadi kemudian memaparkan pencanangan pembangunan Tol Sungai akan dilaksanakan pada 15 Agustus mendatang. Tol sungai ini akan dibangun dan rata-rata mengikuti aliran Sungai Deli. Diharapkan selesai Tahun 2020, tol sungai ini akan memakan biaya kurang lebih Rp7 triliun.

“Selain membersihkan kawasan sungai atau DAS, pembangunan tol sungai juga akan memperlancar lalu lintas jalanan Medan. Semua ini kita lakukan atas dasar kajian,” jelas Edy Rahmayadi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sumut

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top