Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KLHK Gandeng Facebook Awasi Perdagangan Satwa Liar di Medsos

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bekerja sama dengan media sosial Facebook untuk mencegah pemanfaatan media sosial sebagai medium bagi transaksi yang melanggar ketentuan.
Bobi Bani
Bobi Bani - Bisnis.com 06 Agustus 2019  |  14:25 WIB
: Direktur Jenderal (Dirjen) Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (SDAE) KLHK Wiratno dalam kunjungan kerja di Batam - Bisnis/Bobi Bani.
: Direktur Jenderal (Dirjen) Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (SDAE) KLHK Wiratno dalam kunjungan kerja di Batam - Bisnis/Bobi Bani.

Bisnis.com, BATAM-Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bekerja sama dengan media sosial Facebook untuk mencegah pemanfaatan media sosial sebagai medium bagi transaksi yang melanggar ketentuan.

Utamanya transaksi perdagangan satwa liar yang dilindungi oleh negara. 

Direktur Jenderal (Dirjen) Konservasi Sumber Daya Alam  dan Ekosistem (SDAE) KLHK Wiratno menuturkan, kerja sama yang telah berlangsung selama sekitar dua tahun ini, berisi upaya bersama antara KLHK dan Facebook dalam meniadakan postingan-postingan yang berujung pada transaksi jual beli satwa liar yang dilindungi.

"Kita bekerja sama, jadi tidak boleh ada postingan jual beli satwa di Facebook," kata Wiratno dalam kunjungan kerjanya ke Batam pada Senin (5/8).

Pada prosesnya, kerja sama ini telah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan berbagai jenis satwa liar. Baik yang akan masuk ke Indonesia, maupun satwa asal Indonesia yang akan diselundupkan ke luar negeri.

Salah satunya adalah pengungkapan kasus penyelundupan anak Komodo yang terjadi beberapa waktu lalu. 

Dimana ketika itu KLHK Bekerja sama dengan Polda Jatim berhasil mengungkap kasus ini melalui pelacakan transaksi yang dilakukan oleh pelaku kejahatan ini melalui smartphone.

Media sosial, lanjut Wiratno, memang menjadi saluran baru bagi penyebaran informasi di masyarakat. Akan tetapi, hal tersebut harus bisa disikapi dengan bijak, karena tidak semua orang menggunakan medium ini untuk menyebarkan informasi bernilai positif.

Wiratno mengajak masyarakat untuk bisa bersama-sama mengawasi kemungkinan adanya transaksi jual beli satwa liar yang dijajakan di media sosial. KLHK juga terus memberikan penyuluhan dan informasi seputar konservasi dan penyelamatan satwa liar di lindungi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

satwa liar klhk
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top