Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Capaian Target Baznas Palembang Masih Rendah

Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas Kota Palembang mencatat zakat dari ASN baru terkumpul Rp1,7 miliar.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 01 Agustus 2019  |  12:01 WIB
Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda (dari kanan) berbincang dengan Ketua Baznas Kota Palembang, Saim Marhadan. Istimewa
Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda (dari kanan) berbincang dengan Ketua Baznas Kota Palembang, Saim Marhadan. Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG – Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas Kota Palembang mencatat pengumpulan zakat dari ASN di kota itu baru senilai Rp1,7 miliar atau masih jauh dari target yang dipatok hingga akhir tahun ini senilai Rp4,5 miliar.

Ketua Baznas Kota Palembang, Saim Marhadan, mengatakan masih ada 6 SKPD dan 11 kecamatan yang belum menyalurkan zakat melalui Baznas Kota Palembang.

Dirinya menyayangkan kondisi itu, dan berharap peraturan wali kota (Perwali) tentang kewajiban menyalurkan zakat melalui Baznas bagi seluruh ASN Kota Palembang dapat segera terbit.

“Bila nanti perwali tersebut terbit,  maka zakat yang dapat terkumpul kan dari ASN ditargetkan mencapai Rp 14 miliar,” katanya, Kamis (1/8/2019).

Sebelumnya, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan munculnya Perwali tentang Zakat melalui Baznas maka tidak ada lagi alasan ASN untuk tidak menyalurkan zakatnya.

Sebab zakat tersebut akan terpotong secara otomatis melalui bendahara saat menerima gaji bulanan. “Jadi bila sudah ada perwali itu tidak ada lagi alasan untuk tidak berzakat melalui Baznas,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Baznas Palembang meminta dukungan untuk fasilitasi gedung kantor yang lebih representatif. Pihak Baznas berharap dapat ditempatkan di eks kantor BNK Palembang. Pada pertemuan tersebut juga dibahas tentang sejumlah program Baznas Kota Palembang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palembang baznas
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top