Pemerintah Gelar Operasi Pasar 30 Ton Bawang Putih di Palembang

Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 23 April 2019  |  08:52 WIB
Pemerintah Gelar Operasi Pasar 30 Ton Bawang Putih di Palembang
Pedagang menata bawang putih impor di pasar kota, Lhokseumawe, Aceh, Jumat (12/5). - Antara/Rahmad

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan menggelar operasi pasar khusus untuk bawang putih  di Palembang sebanyak 30 ton seiring melonjaknya harga komoditas itu selama sepekan terakhir.

Kepala Dinas Perdagangan Sumsel Yustianus mengatakan, pihaknya mendapat kuota 30 ton bawang putih impor untuk minggu pertama operasi pasar.

“Operasi pasar ini bertujuan untuk mengendalikan harga bawang putih yang merangkak naik. Selama sepekan ini harga bawang putih mencapai Rp48.000 per kg dan naik jadi Rp52.000 per kg hari ini,” katanya, Senin (22/4/2019).

Yustianus mengatakan pihaknya menargetkan setelah operasi pasar harga komoditas tersebut bisa turun jadi di bawah Rp30.000 per kg. Dia mengatakan saat normal harga bawang putih hanya berkisar Rp20.000 per kg.

Menurut dia, kebutuhan bawang putih di Kota Palembang tercatat cukup besar dibanding daerah lain di Sumsel, yakni mencapai hingga 10 ton per hari.

Dia menjelaskan jika tidak ada operasi pasar seperti ini, maka harga berpotensi semakin tinggi. Pasalnya, bawang putih merupakan salah satu komoditi yang dibutuhkan masyarakat Sumsel.

Menurut dia, kenaikan harga bawang putih di Palembang sebenarnya sudah terpantau sejak akhir Maret 2019. Harga terus melonjak dan menyentuh di atas ambang normal sehingga perlu adanya pengendalian harga dari pemerintah.

Khusus operasi pasar tersebut, kata Yustianus, pedagang atau pengecer bisa membeli dengan minimal pembelian 2 karung di mana untuk satu karung berisi 20 kg. Pihaknya menjual bawang putih ini seharga Rp450.000 per karung.

“Pedagang atau pengecer harus menjual kembali bawang ini dengan harga dibawah Rp30.000 per kg hingga di tangan konsumen,” ujarnya.

Adapun operasi pasar bawang putih itu tersebar di empat lokasi, meliputi Pasar KM 5, Pasar Cinde, Pasar Lemabang dan Pasar 16 Ilir.

Sementara itu, Kepala PD Pasar KM 5 Palembang, Asmidal Busri mengatakan, kenaikan bawang putih memang terlihat selama sepekan ini.

“Pasokan dari daerah-daerah berkurang, sementara pedagang dan pengecer mendapat pasokan terbatas. Ini juga yang membuat harga melambung,” katanya.

Bukan hanya bawang putih, bawang merah pun mengalami kenaikan namun tidak setinggi bawang putih. Bawang merah mengalami kenaikan sekitar Rp3.000 hingga Rp4.000 per kilogram.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
palembang

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top